Penampilan Perdana Eko Patrio di Senayan Paska Dinonaktifkan 4 Bulan, Langsung Pimpin Rapat

Ket. Eko Patrio Kembali Pimpin Rapat di DPR

Doc: TV Parlemen

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Setelah menjalani hukuman penonaktifan selama empat bulan, Eko Hendro Purnomo atau yang dikenal sebagai Eko Patrio akhirnya kembali aktif menjalankan tugasnya sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI.

Kembalinya politikus dari Partai Amanat Nasional tersebut juga terjadi setelah dirinya diliputi insiden penjarahan rumah pribadi yang terjadi pada akhir Agustus lalu.

Eko Patrio kembali menjejakkan kaki di Kompleks Parlemen Senayan dengan membawa beban sorotan publik yang cukup besar. Namun, ia memilih langsung menunjukkan keseriusannya bekerja sebagai wakil rakyat dengan kembali menjalankan tugas-tugas kelembagaan.

Kembalinya Eko ke Senayan langsung ditandai dengan aksi mencolok, yakni memimpin Rapat Dengar Pendapat atau RDP bersama Perum Bulog. Rapat tersebut digelar pada Rabu, 21 Januari 2026, dan menjadi agenda resmi pertamanya setelah masa sanksi berakhir.

Momentum ini sekaligus menjadi penampilan perdana Eko Patrio di Senayan pascasanksi yang sempat membuatnya absen dari aktivitas parlemen. Momen tersebut juga dimanfaatkan Eko untuk mengalihkan perhatian publik dari persoalan pribadi menuju fokus utamanya sebagai legislator.

Dalam rapat perdana tersebut, Eko Patrio tidak membuang waktu untuk langsung masuk ke substansi pembahasan. Ia memimpin jalannya rapat dengan membahas berbagai isu strategis yang menjadi agenda utama Komisi VI DPR RI.

Dua hal penting menjadi sorotan utama dalam RDP tersebut, yakni evaluasi penanganan bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera. Pembahasan secara khusus menyoroti distribusi logistik serta peran Perum Bulog dalam memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat terdampak.

Selain itu, Eko Patrio juga mengangkat persoalan lain yang tak kalah penting, yaitu masalah yang melibatkan Koperasi Desa Merah Putih. Isu ini dibahas dalam konteks pengawasan dan perbaikan tata kelola koperasi agar lebih berpihak pada kepentingan masyarakat desa.

Rapat tersebut tidak hanya berfokus pada isu kebijakan, tetapi juga menjadi momen pergantian formasi di internal Komisi VI DPR RI. Dalam kesempatan itu, Eko Patrio mengumumkan adanya pergantian anggota Komisi VI dari Fraksi PDI Perjuangan.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN