Terkuak Profil Ibu Manohara: Terlahir Dari Keluarga Terhormat hingga Kontroversi Gonta-ganti Agama

Ket. Manohara dan Ibunya

Doc: Tangkapan Layar

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Hubungan Manohara dan ibunya, Daisy Fajarina, diketahui telah lama mengalami keretakan. Manohara yang akrab disapa Mano bahkan secara terbuka menyatakan tidak lagi berhubungan dengan sang ibu dan memilih keluar dari keluarganya sendiri.

Keputusan tersebut diambil Manohara karena ia merasa hanya dimanfaatkan oleh ibunya demi kepentingan pribadi. Salah satu yang paling membekas adalah saat dirinya dipaksa menikah dengan keluarga kaya raya, termasuk dengan Pangeran Kelantan, Malaysia, ketika usianya masih 15 tahun.

Isu hubungan Manohara dan ibunya kembali mencuat setelah Manohara angkat bicara menyusul viralnya buku Aurelie Moeremans berjudul Broken Strings yang membahas soal child grooming. Topik dalam buku tersebut membuat Manohara merasa memiliki pengalaman serupa di masa lalunya.

Dalam unggahan terkait, muncul komentar dari sebuah akun palsu yang diyakini Manohara sebagai milik sang ibu. Interaksi tersebut berujung pada saling balas komentar yang mengungkap kembali kisah kelam hubungan mereka di masa lalu.

Perdebatan itu turut menyinggung kembali peristiwa saat Manohara dipaksa menikah di usia belia. Publik pun kembali mempertanyakan peran sang ibu yang disebut memiliki pengaruh sangat besar dalam kehidupan Manohara.

Profil Ibu Manohara

Daisy Fajarina sebenarnya tidak begitu dikenal publik apabila tidak dikaitkan dengan sosok Manohara. Meski begitu, perannya disebut sangat dominan dalam perjalanan hidup sang putri.

Daisy diketahui lahir dari kalangan bangsawan Bugis yang dihormati. Ayah Daisy adalah H.A. Mustamin, putra Puang H. Zainuddin yang dikenal sebagai tokoh terpandang di daerahnya.

Selain terpandang, ayah Daisy juga memiliki jabatan strategis sebagai Direktur P3M di Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Garis keturunan keluarganya bahkan masih terhubung dengan raja di Kampung Cakke, Enrekang, Sulawesi Selatan, dari Puang Paduai.

Berasal dari keluarga old money, Daisy mengenyam pendidikan di salah satu sekolah bergengsi di Jakarta, yakni SMA Perguruan Cikini. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Hukum Dagang (SHD) di Malang.

Meski berlatar belakang hukum dagang, Daisy justru tertarik pada dunia kuliner. Ia sempat bekerja di sebuah katering bernama Bali Cuisine yang berbasis di Hong Kong.

Tak berhenti di situ, Daisy bahkan mempelajari ilmu kuliner hingga ke Prancis dan Swiss. Dalam perjalanan hidupnya, ia kemudian menikah dengan pria asal Amerika Serikat bernama George Manz.

Dari pernikahan tersebut, Daisy dan George Manz dikaruniai seorang putri bernama Manohara Odelia Pinot. Kehidupan Manohara sejak kecil pun disebut sangat dipengaruhi oleh keputusan-keputusan sang ibu.

Kontroversi Ibu Manohara

Selain dituding memaksa Manohara menikah di usia muda, sejumlah kontroversi lain kembali mencuat. Beberapa akun media sosial mengungkap aib masa lalu Daisy Fajarina.

Salah satu yang ramai diperbincangkan adalah munculnya foto lawas yang diduga memperlihatkan Daisy tengah dugem bersama pria yang lebih muda. Foto tersebut kembali beredar dan memicu beragam reaksi warganet.

Daisy juga disebut pernah menjodohkan Manohara dengan Ardi Bakrie, suami dari Nia Ramadhani. Namun rencana tersebut disebut ditolak oleh ibu Ardi Bakrie yang tidak menyetujuinya.

Setelah gagal menjalin hubungan dengan keluarga Bakrie, Daisy disebut memperkenalkan Manohara kepada keluarga kerajaan Malaysia. Manohara kemudian menikah dengan Pangeran Kelantan.

Daisy disebut-sebut memperoleh sejumlah keuntungan setelah pernikahan tersebut, termasuk mobil Alphard dan sebuah penthouse senilai Rp37 miliar. Tuduhan ini kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Kontroversi lain yang menyeret nama Daisy adalah soal keyakinan agamanya. Ia dituding beberapa kali berpindah agama demi bisa bergaul dengan para konglomerat.

Potret Daisy dibaptis pun beredar luas di media sosial. Padahal, sebelumnya Daisy diketahui memeluk agama Islam.

“Yang lebih gong, ibunya pindah agama biar dapet akses aja ke ibu-ibu conglo yang tergabung di komunitas agama. Agama aja dimainin gilak,” tulis seorang netizen.

Tudingan tersebut kemudian dibenarkan oleh Manohara. Ia menyebut bahwa perpindahan agama sang ibu dilakukan dengan tujuan untuk mendekati kalangan sosialita.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN