3,5 Jam Berdiri di Luar Rumah, Denada Dituding Abaikan Kunjungan Om dan Tante Pengurus Ressa Rosano

Doc: Facebook Nano

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Denada kembali menjadi perbincangan publik setelah muncul dugaan bahwa ia pernah mengacuhkan om dan tantenya yang selama puluhan tahun mengurus Ressa Rosano.

Isu ini mencuat usai pernyataan Ronald, kuasa hukum Ressa yang mengungkap pengalaman pahit keluarga saat mencoba menemui Denada di Jakarta. Cerita tersebut sontak mengundang simpati sekaligus tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Menurut Ronald, kejadian itu terjadi ketika ibu angkat Ressa, Ratih Puspita Dewi, datang langsung ke rumah Denada. Ratih diketahui merupakan adik ipar dari almarhumah Emilia Contessa, ibu kandung Denada.

Sosok Ratih bukan orang asing bagi Ressa, sebab dialah yang merawat dan membesarkan Ressa sejak bayi hingga usia 24 tahun. Bagi Ressa, Ratih bahkan telah lama dipanggil dengan sebutan “Mama”.

Namun, alih-alih mendapat sambutan hangat, kedatangan Ratih justru disebut berakhir dengan pengalaman yang menyakitkan. Ronald menuturkan bahwa Ratih dan suaminya harus menunggu di depan rumah Denada selama kurang lebih tiga setengah jam tanpa diizinkan masuk.

“Padahal, secara faktual, seperti yang Ressa bilang, ‘ibu saya itu datang ke Jakarta, datang ke rumahnya (Denada) tidak dibukakan pintu. 3,5 jam berdiri di depan rumahnya tidak dipersilakan masuk di ruang tamunya,’” sambung Ronald dalam pernyataannya.

Lebih lanjut, Ronald menegaskan bahwa Denada sudah mengetahui dengan jelas siapa tamu yang datang hari itu. Ia menyebut bahwa keberadaan om Ressa bahkan telah diberitahukan secara langsung kepada Denada. Namun, pintu rumah tetap tidak dibuka, seolah tak ada siapa pun yang menunggu di luar.

“Padahal sudah diberitahukan kepada Denada, ‘ini lho, Om datang ke sini.’ Ndak pernah dibukakan pintu,” ujar Ronald dengan nada emosi yang kentara.

Ronald juga meluruskan anggapan yang mungkin muncul di benak publik. Ia menekankan bahwa kedatangan Ratih dan suaminya sama sekali bukan untuk meminta bantuan materi. Menurutnya, hal tersebut menjadi poin terpenting yang perlu digarisbawahi agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Padahal tujuannya bukan meminta uang ya, bukan meminta uang. Itu poin yang paling penting,” tegas Ronald.

Kisah ini pun menimbulkan beragam reaksi dari masyarakat. Banyak yang menyayangkan jika benar hubungan keluarga yang telah terjalin puluhan tahun justru diwarnai perlakuan dingin. Terlebih, Ratih dikenal sebagai sosok yang berjasa besar dalam kehidupan Ressa sejak kecil.

Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Denada terkait tudingan tersebut. Publik pun masih menanti penjelasan langsung untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh dan berimbang mengenai peristiwa yang kini menjadi sorotan itu.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN