Sakit Hati Belum Hilang, Wardatina Mawa Minta 2 Syarat Ini Jika Insanul Fahmi Ingin Berdamai
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Permasalahan rumah tangga antara influencer Wardatina Mawa dengan suaminya, Insanul Fahmi, hingga kini masih terus berlanjut dan belum menemukan titik akhir.
Konflik tersebut bahkan telah masuk ke ranah hukum pidana setelah adanya laporan polisi terkait dugaan perzinaan di Polda Metro Jaya pada 22 November 2025 lalu.
Rekomendasi juga buat kamu:
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan figur publik yang dikenal luas di media sosial. Proses hukum yang berjalan membuat persoalan rumah tangga keduanya tidak lagi bersifat privat dan terus menjadi perhatian masyarakat.
Di tengah proses hukum yang masih bergulir, Insanul Fahmi disebut berusaha mengejar Wardatina Mawa untuk mengupayakan perdamaian. Selain ingin menyelesaikan masalah secara damai, Insan juga memiliki niat untuk kembali ke pelukan Wardatina Mawa dan melanjutkan bahtera rumah tangga.
Upaya perdamaian tersebut dilakukan dengan mempertemukan kedua belah pihak melalui fasilitasi kuasa hukum masing-masing. Pertemuan itu dimaksudkan agar Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa dapat berbicara secara langsung dari hati ke hati.
Dalam pertemuan tersebut, suasana emosional masih terasa terutama dari pihak Wardatina Mawa.
Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, yang mengungkapkan, "Tentu saja masih ada kemarahan dari Mawa terhadap Insan. Awalnya kita tidak mau mendampingi karena ini masalah rumah tangga ya, biar mereka berbicara berdua saja. Tapi Mawa minta untuk didampingi oleh kuasa hukum," kata Tommy Tri Yunanto selaku pengacara Insanul Fahmi.
Meski Insanul Fahmi telah menyampaikan permintaan maaf dan ajakan untuk berdamai, Wardatina Mawa tidak serta-merta menerimanya. Permintaan maaf tersebut disampaikan setelah Insan diketahui menikah lagi secara diam-diam dengan Inara Rusli.
Wardatina Mawa kemudian mengajukan dua syarat yang harus dipenuhi oleh Insanul Fahmi apabila ingin berdamai. Syarat tersebut disampaikan melalui kuasa hukum dan menjadi pertimbangan utama sebelum perdamaian dapat terjadi.
Syarat pertama yang diajukan adalah permintaan maaf secara terbuka kepada keluarga dan dirinya di hadapan awak media.
Hal ini disampaikan kuasa hukum Insanul Fahmi dengan mengatakan, "Ada 2 syarat yang diajukan. Pertama, Insan secara terbuka meminta maaf kepada keluarganya, minta maaf kepada Mawa, dan disampaikan kepada media. Karena ini memang harus di-publish," kata Tommy Tri Yunanto.
Syarat kedua berkaitan dengan kejelasan status pernikahan siri antara Insanul Fahmi dan Inara Rusli. Wardatina Mawa meminta bukti sah bahwa pernikahan tersebut benar terjadi pada 7 Agustus 2025.
Apabila bukti pernikahan siri tersebut tidak dapat ditunjukkan, maka perbuatan Insanul Fahmi dan Inara Rusli dinilai sebagai perzinaan.
Hal ini merujuk pada rekaman kamera CCTV pada 8 Agustus 2025, sebagaimana dijelaskan, "Yang kedua, Mawa mau minta bukti pernikahan siri Insan dengan Inara. Kalau memang sudah nikah siri di tanggal 7 Agustus, silakan dibuktikan dan ditunjukkan kebenarannya," ungkapnya.
Menanggapi dua syarat tersebut, pihak Insanul Fahmi menyatakan kesiapannya untuk memenuhi permintaan Wardatina Mawa. Dalam waktu dekat, kedua kuasa hukum disebut akan kembali bertemu untuk memperlihatkan bukti pernikahan siri tersebut.
Tommy Tri Yunanto juga menjelaskan adanya perbedaan persepsi waktu terkait peristiwa yang dipersoalkan.
Ia mengatakan, "Dalam persepsi Mawa, bulan Agustus ada video (dewasa) itu, tapi baru bulan Oktober Insan minta izin untuk poligami," tutur Tommy Tri Yunanto.
Hingga kini, proses hukum dan upaya perdamaian masih terus berjalan. Publik pun menantikan perkembangan lanjutan dari konflik rumah tangga yang kini telah bergeser menjadi persoalan hukum tersebut.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Sakit Hati Belum Hilang, Wardatina Mawa Minta 2 Syarat Ini Jika Insanul Fahmi Ingin Berdamai .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!