Perjalanan Agung Isra Miraj, Ini 11 Golongan Manusia dan 8 Nabi yang Ditemui Rasulullah
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Peristiwa Isra Miraj yang akan diperingati pada 27 Rajab 1447 Hijriah atau bertepatan dengan Jumat, 16 Januari 2026, bukan sekadar perjalanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ke langit ketujuh.
Dalam peristiwa agung tersebut, Nabi Muhammad SAW juga bertemu dengan berbagai golongan manusia serta para nabi terdahulu yang membawa pesan-pesan penting.
Perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW bukan hanya merupakan kejadian luar biasa, tetapi juga sarat dengan cerita dan pelajaran hidup bagi umat manusia.
Rekomendasi juga buat kamu:
Dalam satu malam, Rasulullah diperlihatkan berbagai gambaran tentang perilaku manusia di dunia beserta balasan yang akan mereka terima di akhirat.
Tak hanya itu, saat Mi’raj ke langit, Nabi Muhammad SAW juga bertemu dengan para nabi terdahulu yang menyampaikan pesan tentang keimanan, kesabaran, dan keteguhan hidup. Seluruh rangkaian peristiwa ini menjadi pengingat spiritual yang mendalam bagi umat Islam hingga kini.
Dalam perjalanan Isra, Nabi Muhammad SAW melihat secara langsung 11 golongan manusia dengan beragam perilaku. Setiap golongan digambarkan dengan kondisi tertentu sebagai peringatan sekaligus pelajaran moral bagi umat manusia.
Sementara dalam perjalanan Mi’raj, Rasulullah SAW bertemu dengan delapan nabi di setiap lapisan langit. Kisah ini diriwayatkan dalam berbagai literatur Islam, di antaranya kitab Dardir Miraj karya Syekh Najmudin Al-Ghaithi dan Sirah Nabawiyah karya Syekh Syafiyyurrahman al-Mubarakfuri.
Dikutip dari artikel NU Online yang merujuk kitab Dardir Miraj, terdapat 11 golongan manusia yang ditemui Nabi Muhammad SAW saat Isra. Gambaran tersebut menjadi peringatan keras agar umat Islam senantiasa menjaga akhlak dan amal perbuatan.
-
Golongan orang-orang yang gemar bersedekah digambarkan dengan panen yang tidak pernah berhenti. Hal ini melambangkan pahala yang terus mengalir bagi mereka yang dermawan.
-
Golongan yang berpegang teguh pada agama Allah digambarkan melalui bau harum keluarga Masyitah. Mereka dibunuh Fir‘aun karena menolak mengakuinya sebagai Tuhan.
-
Golongan yang malas menunaikan shalat fardhu digambarkan dengan kepala yang dipecahkan berulang kali. Kepala tersebut kembali utuh lalu dipecahkan lagi sebagai siksaan.
-
Golongan yang enggan bersedekah diibaratkan memakan pohon dhari’, zaqqum, dan batu panas. Gambaran ini menunjukkan pedihnya balasan bagi orang kikir.
-
Golongan pezina digambarkan memilih daging busuk dibanding daging empuk. Hal ini melambangkan pilihan buruk meski tersedia yang halal.
-
Golongan perampok dan pembegal digambarkan terbakar oleh kayu di tengah jalan. Siksaan tersebut merupakan akibat langsung dari perbuatannya.
-
Golongan pemakan harta riba diibaratkan berenang di sungai yang penuh darah. Gambaran ini menunjukkan beratnya dosa riba.
-
Golongan yang rakus jabatan digambarkan memikul kayu bakar berat. Meski tidak mampu, mereka tetap menambah bebannya.
-
Golongan dai yang tidak mengamalkan ucapannya digambarkan dengan lidah dan mulut yang dipotong gunting besi. Siksaan ini terjadi berulang-ulang.
-
Golongan pengumpat digambarkan memiliki kuku panjang dari tembaga. Mereka mencakar wajah sendiri dengan kuku tersebut.
-
Golongan provokator digambarkan dengan keluarnya sapi besar dari lubang kecil. Setelah keluar, sapi tersebut tidak mampu masuk kembali.
Dalam Sirah Nabawiyah dijelaskan bahwa saat Mi’raj, Nabi Muhammad SAW bertemu delapan nabi dengan hikmah mendalam di setiap pertemuan. Rasulullah SAW juga meriwayatkan dialog penting yang memperkuat nilai fitrah dan keimanan umatnya.
Adapun delapan nabi yang ditemui Rasulullah SAW saat Mi’raj adalah sebagai berikut. Setiap pertemuan berlangsung di lapisan langit yang berbeda dan sarat makna spiritual.
-
Nabi Adam ditemui di langit lapis pertama sebagai bapak seluruh manusia.
-
Nabi Yahya ditemui di langit lapis kedua dengan pesan kesucian dan keteguhan iman.
-
Nabi Isa juga ditemui di langit lapis kedua dan digambarkan berperawakan sedang serta berkulit kemerahan.
-
Nabi Yusuf ditemui di langit lapis ketiga dengan keindahan rupa dan akhlak.
-
Nabi Idris ditemui di langit lapis keempat sebagai simbol ketekunan dan ilmu.
-
Nabi Harun ditemui di langit lapis kelima dengan kelembutan dan kepemimpinan.
-
Nabi Musa ditemui di langit lapis keenam dengan ketegasan dan kepedulian pada umat.
-
Nabi Ibrahim ditemui di langit lapis ketujuh dan menjadi figur ketauhidan, sebagaimana diriwayatkan dalam HR Muslim nomor 168.
Di sisi lain, Abul ‘Abbas Ibnu Taimiyah rahimahullah menjelaskan bahwa perayaan tertentu selain Idul Fitri dan Idul Adha tidak disyariatkan. Dalam Majmu’ Fatawa jilid 25 halaman 298, ia menegaskan bahwa perayaan Isra Miraj termasuk bid’ah yang tidak pernah dilakukan oleh para salaf.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Perjalanan Agung Isra Miraj, Ini 11 Golongan Manusia dan 8 Nabi yang Ditemui Rasulullah .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!