Ustaz Derry Sulaiman Kritik Keras Inara Rusli dan Insanul Fahmi: Poligami Itu Harus Adil, Jangan Dzolim

Ket. Kolase foto Inara Rusli, Insanul Fahmi, dan Wardatina Mawa.

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM – Perseteruan antara Wardatina Mawa, Insanul Fahmi, dan Inara Rusli kian memanas hingga menarik perhatian Ustaz Derry Sulaiman.

Dalam pernyataan terbarunya, Ustaz Derry Sulaiman memberikan kritik pedas terkait isu poligami dan isbat nikah yang dianggap menyudutkan pihak istri pertama.

Bagi Cantiks yang mengikuti drama ini, Ustaz Derry Sulaiman menegaskan pentingnya keadilan dan kejujuran agar tidak ada pihak yang merasa terdzolimi dalam sebuah pernikahan.

Poligami Bukan Soal Nafsu, Tapi Keadilan

Ustaz Derry mengingatkan bahwa dalam Islam, poligami bukanlah perkara mudah. Meski diperbolehkan, ada syarat mutlak yang harus dipenuhi: Keadilan.

Beliau mengibaratkan orang yang berpoligami namun tidak adil seperti orang yang rajin salat tahajud tapi justru meninggalkan salat subuh yang wajib.

"Gak boleh ada yang tersakiti, gak ada yang terdzolimi. Poligami itu sunnah, tapi berlaku adil itu wajib," tegas Ustaz Derry.

Beliau juga menyindir langkah Inara Rusli yang seolah mendesak Mawa untuk segera memberi keputusan cerai agar dirinya bisa melakukan isbat nikah.

Isbat Nikah Butuh Restu Istri Pertama

Menanggapi keinginan Inara Rusli untuk segera meresmikan pernikahannya secara hukum negara, Ustaz Derry memberikan edukasi penting buat kita semua, nih Cantiks. Beliau menjelaskan bahwa secara hukum, isbat nikah tidak bisa dilakukan sembarangan.

"Isbat nikah itu harus ada tanda tangan istri pertama. Tanpa itu, Pengadilan Agama tidak akan memutuskan surat nikah kedua," jelasnya.

Ia menyarankan agar semua pihak tenang dulu dan menyelesaikan konflik hukum yang ada sebelum menuntut pengakuan negara.

Pesan untuk Cantiks: Jangan Terlalu Polos

Nah, bagian ini penting banget buat disimak para Cantiks di luar sana. Ustaz Derry memberikan pesan "pedas" namun membangun untuk semua perempuan agar lebih waspada dalam memilih pasangan.

Beliau merasa heran jika ada perempuan yang menerima pinangan tanpa menelusuri latar belakang calon suaminya terlebih dahulu.

·Wajib Tabayun: Cek bibit, bebet, dan bobotnya.

·Tanya Status: Jangan terpukau hanya karena wajah ganteng, mapan, atau mulut manis. Tanyakan dengan jelas: "Kamu sudah punya istri atau belum?"

·Gali Informasi: Ustaz Derry menyebut perempuan biasanya lebih hebat dari FBI dalam mencari info, jadi jangan sampai "terlalu lugu" hingga tertipu status palsu.

"Jangan sampai terlalu polos jadi perempuan. Tidak masuk akal kalau menerima pinangan tanpa tahu dia siapa, statusnya bagaimana, dan tinggal di mana," pungkasnya.

Gimana menurutmu, Cantiks? Setuju nggak dengan pendapat Ustaz Derry kalau kejujuran dan izin istri pertama itu harga mati dalam poligami? Yuk, tulis pendapatmu di kolom komentar!

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN