Tyler Bigenho Buka Suara soal Broken Strings, Memoar Aurelie Moeremans yang Bongkar Trauma Kelam

Ket. Tyler Bigenho dan Aurelie Moeremans

Doc: Tangkapan Layar

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Aurelie Moeremans resmi merilis sebuah buku memoar berjudul Broken Strings pada 10 Oktober 2025. Buku tersebut mengangkat kisah kelam yang pernah dialaminya sebagai korban child grooming saat usianya masih 15 tahun.

Dalam memoar itu, Aurelie secara terbuka membagikan pengalaman traumatis yang selama ini ia pendam. Ia menceritakan bagaimana seorang pria hampir berusia 30 tahun, yang disebut dengan nama samaran Bobby, memanfaatkan dan mengendalikan hidupnya selama bertahun-tahun.

Broken Strings tidak hanya berisi kisah personal, tetapi juga menggambarkan pola kekerasan yang kompleks. Buku ini membeberkan berbagai bentuk kekerasan yang dialami Aurelie, mulai dari manipulasi emosional, pelecehan verbal, hingga kekerasan fisik.

Melalui penuturannya, Aurelie menggambarkan bagaimana relasi tersebut berdampak besar pada kondisi mental dan emosinya di usia yang masih sangat muda. Ia juga menyoroti bagaimana kontrol dan tekanan yang dialaminya perlahan merenggut kebebasan serta kepercayaan dirinya.

Kini, Aurelie Moeremans telah menikah dengan Tyler Bigenho dan mendapatkan dukungan penuh dari sang suami. Dukungan tersebut menjadi salah satu kekuatan utama Aurelie untuk berani membuka kembali luka masa lalunya.

Dalam kolom komentar media sosialnya, Aurelie menyebut bahwa Tyler merasa bangga atas keberanian dan keteguhannya.

"Dia bangga dengan aku dan pastinya nggak terima dulu aku pernah diperlakukan seperti itu," tulis Aurelie.

Aurelie juga mengungkapkan bahwa dukungan Tyler sudah ia rasakan sejak awal proses penulisan buku. Ia menyebut sang suami selalu meyakinkannya bahwa kisah tersebut layak dibagikan kepada publik.

"Makasih banget buat semua yang sudah reach out setelah baca buku aku #BrokenStrings. Aurelie kecil di dalam aku senang banget punya kalian," kata Aurelie dalam unggahannya. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pembaca yang memberikan respons dan empati.

Aurelie kemudian secara khusus mengungkap peran besar Tyler dalam lahirnya memoar tersebut.

"Banyak yang bilang terima kasih karena aku menulis buku ini, tapi sebenarnya aku juga harus bilang makasih ke suamiku, @drtylerbigenho. Dia yang dari awal percaya ceritaku bisa jadi sesuatu yang baik dan berarti buat banyak gadis muda lainnya," sambungnya.

Tyler Bigenho pun tidak tinggal diam dalam mendukung karya sang istri. Ia secara aktif mempromosikan Broken Strings dan mengajak lebih banyak orang untuk membaca buku tersebut.

Melalui Instagram Story pribadinya, Tyler membagikan capaian buku Aurelie yang dinilai luar biasa.

"Jadi kemarin saya posting cerita tentang bagaimana buku Aurelie mendapat lebih dari 300.000 klik. Benar-benar hanya sehari kemudian, angkanya sudah mencapai 1,4 juta. Apa-apaan ini!!! Teruskan!" tulis Tyler.

Respons positif dari pembaca menunjukkan bahwa kisah Aurelie menyentuh banyak orang. Memoar Broken Strings pun diharapkan dapat menjadi suara bagi para penyintas serta memberi kekuatan bagi gadis-gadis muda yang mengalami pengalaman serupa.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN