Tidak Ada Urusan Politik, Tompi Tegaskan Pertemuan dengan Gibran Bukan Bagi-Bagi Jabatan

Ket. Tompi Bertemu dengan Gibran

Doc: Instagram/dr_tompi

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Belakangan ini, penyanyi yang juga berprofesi sebagai dokter bedah plastik, Tompi, menjadi sorotan publik setelah menyampaikan pembelaan terhadap Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

Hal ini memicu perbincangan luas di media sosial mengenai peran figur publik dalam menyikapi kritik dan candaan terhadap pejabat negara.

Melalui unggahannya di media sosial, Tompi menjelaskan tujuan kehadirannya di Istana Wakil Presiden. Ia menegaskan bahwa dirinya bersama sejumlah figur publik lain diundang untuk membahas tindak lanjut penyaluran bantuan ke wilayah Sumatera yang terdampak banjir.

Tompi menekankan bahwa pertemuan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan upaya mencari jabatan politik. Selain Tompi, beberapa figur publik lain seperti Melaney Ricardo dan Iko Uwais juga hadir memenuhi undangan resmi dari pihak Wapres.

“Biar gak keterusan bercandanya, sy kemarin ketemu Wapres bukan dlm rangka nyari posisi jabatan atau jilat-jilat. Hanya meneruskan kegiatan rencana bantuan lanjutan ke Aceh, Sumut, Padang,” tulis Tompi melalui akun Instagram pribadinya @dr_tompi.

Dalam unggahan video tersebut, Tompi memaparkan sejumlah hal yang menjadi topik pembahasan saat pertemuan berlangsung. Ia menyebut bahwa fokus diskusi adalah program ke depan yang memerlukan banyak dukungan untuk pemulihan wilayah terdampak bencana.

“Kita membahas program ke depannya seperti apa, karena tentu butuh banyak hal yang harus disupport untuk perbaikan di sana. Apa yang sudah berjalan, bagaimana kondisi di lapangan, kendalanya di mana, dan program ke depan sampai pemulihan serta upaya-upaya yang diharapkan bisa menumbuhkan perekonomian di sana,” jelas Tompi.

Selain membahas rencana jangka panjang, Tompi juga memberikan masukan untuk mempercepat proses pemulihan di daerah terdampak bencana. Salah satu fokusnya adalah koordinasi bantuan menjelang bulan Ramadhan agar dapat tersalurkan dengan lebih baik dan terarah.

“Kami memberikan masukan untuk percepatan agar bantuan bisa lebih terkoordinasi dan jelas. Kami juga memberi masukan untuk program di bulan Ramadhan supaya warga di sana tetap bisa beribadah, seperti bantuan dapur umum dan sejenisnya untuk membantu buka puasa dan sahur,” ujar Tompi.

Sebelumnya, Tompi juga tampil membela Gibran Rakabuming Raka yang menjadi sasaran sindiran komedian Pandji Pragiwaksono. Sindiran tersebut muncul dalam pertunjukan stand up comedy berjudul Mens Rea, yang menyinggung kondisi mata Gibran yang dianggap terlihat seperti orang mengantuk.

Tompi menegaskan bahwa menjadikan kondisi fisik seseorang sebagai bahan tertawaan bukanlah bentuk kritik yang bernas.

“Menertawakan kondisi fisik seseorang, apa pun konteksnya, bukanlah bentuk kritik yang cerdas. Apa yang terlihat ‘mengantuk’ pada mata, dalam dunia medis dikenal sebagai PTOSIS, suatu kondisi anatomis yang bisa bersifat bawaan, fungsional, atau medis, dan sama sekali BUKAN BAHAN LELUCON,” tulis Tompi di Instagram pada Selasa (6/1/2025).

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN