Perbincangan itu kembali mencuat setelah sebuah potongan video dibagikan ulang oleh akun Instagram @rumpi_gosip. Dalam potongan tersebut, Ohim terlihat menjawab pertanyaan seputar peran istri dalam rumah tangga.
Cuplikan video tersebut menampilkan momen ketika Ohim ditanya mengenai kemungkinan mengizinkan Salshabilla Adriani menjadi ibu rumah tangga. Pertanyaan itu disampaikan dengan asumsi bahwa seluruh urusan domestik dapat ditangani Salsha dengan baik.
Dalam skenario tersebut, Salsha diandaikan mengurus seluruh pekerjaan rumah tangga secara tuntas setiap harinya. Ohim kemudian ditanya mengenai kesiapannya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan sang istri apabila kondisi tersebut benar-benar terjadi.
Jawaban Ohim justru dinilai mengejutkan oleh banyak pihak yang menyaksikan podcast tersebut. Ia secara tegas menyatakan ketidaksetujuannya terhadap skenario tersebut.
"Kayaknya gue gak bisa. Menurut gue gak make sense aja, gak apple to apple. Rumah kan bisa diurus mbak, jadi kalau dia mau sesuatu ya dia juga harus usahain biar dapetin Itu," ujar Ohim.
Ohim kemudian menjelaskan alasan di balik pandangannya tersebut terkait pembagian peran dalam rumah tangga. Ia mengaku tidak ingin berada dalam posisi yang menurutnya hanya diminta bekerja tanpa keseimbangan peran.
"Jangan cuma nyuruh-nyuruh gue doang, jadinya gue babu," lanjut Ohim.
Meski menuai kontroversi, Ohim menyebut bahwa pernyataan tersebut bukan tanpa dasar yang jelas. Ia mengungkapkan bahwa dirinya dan Salshabilla Adriani telah memiliki kesepakatan sebelum melangsungkan pernikahan.
Menurut Ohim, kesepakatan tersebut menekankan pentingnya produktivitas dari kedua belah pihak dalam rumah tangga. Produktif yang dimaksud tidak harus selalu bekerja di dunia hiburan.
"Memang dari awal perjanjian kita adalah, kita harus sama-sama produktif. Entah produktifnya seperti apa, masing-masing aja, jadi misalkan mungkin kalau dia nggak syuting, dia ada bisnis di rumah, seenggaknya dia produktif lah, melakukan suatu kegiatan," ujar Ohim kemudian.
Pernyataan tersebut dengan cepat menjadi viral dan memicu perdebatan di berbagai platform media sosial. Banyak netizen mengaku terkejut dengan cara pandang Ohim terhadap peran suami dan istri.
âSeremnyaaaa,â tulis seorang netizen menanggapi pernyataan tersebut. Komentar itu mewakili sebagian warganet yang merasa pandangan Ohim terdengar mengkhawatirkan.
Kritik lain juga datang dari netizen yang mempertanyakan logika pemikiran Ohim dalam konteks rumah tangga. Beberapa di antaranya menilai pernyataan tersebut tidak masuk akal.
âGak make sense? Kr disuruh kerja malah merasa jdi babu? Pemikiran apa itu, kocaaag,â sahut yang lain.
Sebagian netizen turut menyoroti isu peran gender dan ekspektasi terhadap suami dalam pernikahan. Mereka membandingkan pandangan Ohim dengan nilai-nilai rumah tangga yang selama ini diyakini.
âIhhhhh ko laki gitu yaaa.. Aduhh mantannya terselamatkan gak sihh gajadi nikah sama laki yang pemikirannya model gini,â komentar seorang pengguna.
Kritik yang lebih keras datang dari netizen yang menyinggung tanggung jawab suami dalam menafkahi keluarga. Mereka menilai pernyataan Ohim bertentangan dengan peran suami secara umum.
âBuset, jd laki" gk ada tanggung jawab nya sama sekali.. Pdhl tugas suami memang menafkahi.. Malah di suruh kerja istrinya.. Klo ak jd cewe nya, dah kabur..â tulis netizen lainnya.