Liburan Selesai, Energi Ikut Habis? Waspadai Post Holiday Blues dan Cara Semangat Lagi
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Liburan panjang akhirnya berakhir. Aktivitas kembali berjalan normal, pelajar harus kembali ke bangku sekolah, sementara para karyawan kembali menghadapi rutinitas kantor.
Namun, alih-alih merasa segar dan penuh energi, banyak orang justru merasakan lelah, malas, dan kehilangan motivasi. Padahal, liburan seharusnya menjadi momen untuk mengisi ulang tenaga.
Lalu, mengapa kondisi sebaliknya justru sering terjadi?
Fenomena ini dikenal dengan istilah post holiday blues. Kondisi ini menggambarkan perasaan tidak nyaman secara emosional maupun mental setelah kembali dari masa liburan. Gejalanya bisa berupa kelelahan berlebih, suasana hati yang menurun, sulit fokus, hingga rasa enggan memulai aktivitas sehari-hari.
Menurut Ayelet Fishbach, profesor di Booth School of Business, University of Chicago sekaligus penulis buku Get It Done: Surprising Lessons from the Science of Motivation, perasaan tersebut merupakan hal yang wajar. Ia menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang dapat memicu post holiday blues.
Salah satu penyebab utamanya adalah liburan yang justru terasa melelahkan, misalnya karena perjalanan panjang atau jadwal yang terlalu padat. Faktor lainnya adalah liburan yang tidak sepenuhnya memberi ruang untuk relaksasi, seperti tetap harus menerima panggilan kerja, menyelesaikan tugas kantor, atau mengurus anak sepanjang waktu.
Fishbach menyebut, ketika seseorang hanya mencicipi liburan tanpa benar-benar beristirahat, keinginan untuk libur lebih lama justru semakin besar. Akibatnya, kembali ke rutinitas terasa jauh lebih berat.
Hal serupa juga disampaikan oleh Tessa West, profesor psikologi di New York University dan penulis buku Job Therapy: Finding Work That Works for You. Menurutnya, kembali bekerja setelah liburan bisa menjadi kejutan besar bagi tubuh dan pikiran, terutama jika transisinya terjadi secara mendadak.
Cara Mengatasi Post Holiday Blues
Meski umum terjadi, post holiday blues bukan kondisi yang tak bisa diatasi. Berikut beberapa langkah yang disarankan para ahli untuk membantu proses adaptasi:
1. Sadari bahwa minggu pertama adalah fase tersulit
West menyarankan untuk menurunkan ekspektasi pada hari-hari awal kembali bekerja. Minggu pertama sering kali menjadi periode paling berat, namun biasanya kondisi akan membaik seiring berjalannya waktu. Menyadari hal ini dapat membantu mengurangi tekanan mental.
2. Mulai dari tugas-tugas ringan
Godaan untuk langsung menyelesaikan pekerjaan besar memang kuat, tetapi sebaiknya ditahan. Mengerjakan tugas kecil terlebih dahulu dapat membantu membangun kembali ritme kerja tanpa memicu stres berlebihan.
3. Fokus pada hal yang disukai dari pekerjaan
Di hari-hari awal, cobalah mengerjakan tugas yang sesuai dengan minat atau aspek pekerjaan yang paling Anda nikmati. Mengingat kembali alasan memilih pekerjaan tersebut, manfaat yang didapat, serta relasi sosial di tempat kerja dapat membantu memunculkan kembali motivasi.
Post holiday blues memang bisa membuat transisi terasa berat, tetapi dengan pendekatan yang tepat, kondisi ini bersifat sementara. Perlahan, tubuh dan pikiran akan kembali menyesuaikan diri, dan semangat pun bisa bangkit lagi.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Liburan Selesai, Energi Ikut Habis? Waspadai Post Holiday Blues dan Cara Semangat Lagi .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!