Kisruh Keluarga Farel Prayoga Memanas, Ayah dan Manajer Saling Bongkar Soal Uang

Doc: Instagram/@farelprayoga.real

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Hubungan antara keluarga Farel Prayoga dan pihak manajemennya tengah berada di titik panas. Polemik ini mencuat ke ruang publik setelah ayah Farel, Joko, terlibat adu pernyataan dengan sang manajer, Muhammad Rais.

Keduanya saling melempar tudingan terkait pengelolaan dan besaran penghasilan penyanyi cilik yang namanya melejit lewat panggung nasional itu.

Perselisihan tersebut menjadi perbincangan luas setelah sebuah video diunggah melalui akun TikTok @fareluniverse pada Sabtu (3/1/2026).

Dalam video tersebut, Joko secara terbuka menantang Rais untuk membuktikan klaim yang sebelumnya dilontarkan, yakni bahwa pendapatan Farel disebut-sebut mencapai angka fantastis Rp10 miliar.

Pertanyakan Keabsahan Uang Rp10 M

Dengan nada tinggi, Joko mempertanyakan pernyataan tersebut. Ia menilai angka Rp10 miliar terlalu berlebihan dan tidak sesuai dengan kenyataan yang ia ketahui sebagai orang tua.

Menurutnya, meskipun Farel memang memperoleh penghasilan besar dari dunia hiburan, nominal tersebut masih jauh dari klaim yang beredar di publik. Joko menegaskan bahwa tudingan itu menjadi akar dari berbagai masalah yang kini menyeret keluarganya.

Ayah Farel itu juga mengungkapkan kekesalannya lantaran pernyataan sang manajer justru memicu penilaian negatif dari warganet. Ia mengaku dituding sebagai orang tua yang tidak bertanggung jawab dan dianggap menghabiskan uang masa depan anaknya sendiri. Stigma tersebut, kata Joko, muncul akibat informasi yang tidak jelas kebenarannya.

“Kalau memang benar, silakan dibuktikan secara terbuka. Tapi kalau tidak bisa, berarti itu hanya omongan kosong,” ujar Joko dalam video tersebut.

Ia menambahkan bahwa kegaduhan ini tidak akan terjadi jika isu penghasilan Rp10 miliar itu tidak pernah dilontarkan sejak awal.

Klarifikasi Manajer

Di sisi lain, Muhammad Rais memberikan klarifikasi atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia menegaskan bahwa seluruh urusan keuangan Farel dikelola secara profesional dan transparan.

Menurut Rais, semua pemasukan Farel tercatat rapi melalui dokumen resmi, mulai dari honor tampil, kontrak kerja, hingga kerja sama dengan berbagai merek.

Terkait angka Rp10 miliar yang ramai diperbincangkan, Rais menjelaskan bahwa nominal tersebut merupakan pendapatan kotor, bukan keuntungan bersih. Ia menekankan bahwa angka itu belum dikurangi berbagai pengeluaran, seperti biaya operasional, manajemen, produksi, serta kebutuhan lainnya.

Lebih lanjut, Rais menyebutkan bahwa hasil kerja Farel selama ini digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup sang penyanyi cilik. Mulai dari perbaikan tempat tinggal, pemenuhan kebutuhan pendidikan dan kesehatan, hingga menyiapkan tabungan untuk masa depan Farel. Ia menegaskan bahwa semua langkah tersebut dilakukan demi kepentingan terbaik artis yang berada di bawah naungannya.

Konflik terbuka antara pihak keluarga dan manajemen ini pun menuai perhatian publik. Banyak pihak berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik-baik, mengingat Farel masih berusia belia dan membutuhkan lingkungan yang kondusif untuk tumbuh serta berkarya tanpa tekanan konflik orang dewasa di sekitarnya.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN