Sal Priadi Buka Suara Usai Foto Bareng Sitok Srengenge Tuai Kontroversi

Ket. Sal Priadi dan Sitok Srengenge

Doc: Tangkapan Layar

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama musisi Sal Priadi ramai menjadi perbincangan warganet setelah foto dirinya bersama sastrawan Sitok Srengenge beredar luas di media sosial.

Unggahan foto tersebut menuai reaksi keras karena Sitok Srengenge sebelumnya pernah dikaitkan dengan kasus dugaan kekerasan seksual yang sempat menghebohkan publik pada 2013.

Menanggapi polemik yang muncul, Sal Priadi memberikan penjelasan melalui akun X pribadinya. Ia menegaskan bahwa pertemuan dalam foto itu tidak dilandasi maksud apa pun dan murni terjadi dalam lingkup pertemanan.

Sal mengungkapkan bahwa keberadaannya di tempat tersebut karena memiliki hubungan pertemanan dengan Laore Siwi Mentari, anak Sitok Srengenge. Ia menjelaskan situasi saat itu berlangsung secara wajar, sebagaimana tamu yang berkunjung ke rumah seseorang.

20260104145449_WhatsApp-Image-2026-01-04-at-14.54.01.jpeg

“Ngasih konteks doang. Saya main ke rumah anaknya, masuk rumahnya ada bapak dan ibunya, ngobrol selayaknya tamu, lalu diajak foto,” tulis Sal dalam cuitannya di X.

Pernyataan ini bertujuan untuk memberikan gambaran bahwa pertemuan itu terjadi secara natural dan tanpa maksud politik atau dukungan apa pun.

Sal menambahkan, foto tersebut diambil secara spontan dalam suasana santai sebagai bentuk sopan santun kepada tuan rumah. Namun, ia mengakui bahwa unggahan itu ternyata memicu rasa sakit bagi para penyintas kekerasan seksual.

Musisi ini juga menegaskan sikapnya bahwa ia sama sekali tidak membela Sitok Srengenge dalam persoalan hukum apa pun. Ia menyatakan posisinya jelas berpihak pada korban dan pada upaya penegakan keadilan.

“Mengetahui hal yang beredar, ternyata sudah jadi urusan hukum. Sikap saya jelas, saya enggak membela. Kalau ada pihak yang melintir, itu urusan dia dengan apa pun yang dia inginkan soal ini,” tulis Sal. Pernyataan itu menjadi penegasan atas sikap tegasnya terkait isu sensitif ini.

Ke depan, Sal berjanji akan lebih berhati-hati, terutama dalam menerima ajakan berfoto, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik. Ia menyebut pengalaman ini menjadi pelajaran penting baginya untuk bersikap lebih bijak.

“Menurut saya sudah jelas, dia j****. Saya akan lebih bijak menerima ajakan foto,” ujar Sal. Ucapan ini sekaligus menandai komitmennya untuk lebih selektif dalam berinteraksi dengan figur publik yang kontroversial.

Sebagai informasi, Sitok Srengenge pernah dilaporkan atas dugaan kekerasan seksual pada akhir 2013. Seorang mahasiswi Universitas Indonesia berinisial RW melaporkannya ke Polda Metro Jaya atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang disebut berujung pada kehamilan.

Korban menyebut peristiwa itu terjadi di sebuah rumah kos di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, dengan unsur paksaan dan tipu daya. Kasus ini sempat menjadi perhatian luas karena melibatkan sosok sastrawan yang dikenal di Indonesia.

Pada 2014, Sitok Srengenge sempat ditetapkan sebagai tersangka. Namun hingga kini, proses hukum tersebut tidak berakhir dengan putusan pengadilan yang memberikan kepastian hukum bagi korban.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN