Isu Park Bogum Gay Mencuat, Konon Sudah Jadi Rahasia Umum Netizen Korea

Doc: Instagram/@lingling_group

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Jagat komunitas online Korea Selatan kembali dihebohkan oleh perbincangan lama yang mencuat ke permukaan.

Kali ini, rumor tersebut berkaitan dengan seorang figur publik pria yang selama ini dikenal memiliki citra positif, ramah, dan mudah bergaul. Isu tersebut bukan hal baru, namun kembali ramai dibahas setelah potongan komentar lama dibagikan ulang di forum-forum daring.

Dalam unggahan di akun Instagram @lingling_group yang beredar, disebutkan bahwa sebenarnya banyak orang di lingkaran tertentu sudah lama mengetahui sisi lain dari sosok tersebut.

Bahkan, ia diklaim cukup dikenal di kalangan pria gay. Di depan publik, figur ini tampil dengan image baik, sopan, dan bersahabat. Namun menurut gosip yang beredar, kepribadiannya di lingkungan tertutup disebut berbeda.

Unggahan tersebut menyebut jika sosok tersebut adalah Park Bogum, kerap menunjukkan gestur feminin dan memiliki gaya bercanda yang dianggap “kemayu” oleh sebagian orang.

Ia juga disebut suka merayu dengan panggilan-panggilan akrab, mirip gaya yang sering ditampilkan kreator konten seperti Leo J, serta bergaul dekat dengan teman-teman yang memiliki karakter serupa. Klaim-klaim ini kemudian memancing beragam reaksi dari warganet Korea atau Knetz.

Respon KNetz Korea

Sebagian Knetz mengaku tidak terlalu terkejut jika rumor tersebut memang benar. Menurut mereka, dunia hiburan memang penuh dengan berbagai karakter dan orientasi yang beragam.

Ada pula yang menegaskan bahwa isu ini sebenarnya sudah beredar sejak sekitar satu dekade lalu. Bahkan, salah satu komentar menyebut pernah ada orang yang meminta bayaran kecil, sekitar seribu won hanya untuk membocorkan “rahasia” tersebut. Kini, setelah bertahun-tahun berlalu, gosip itu dinilai terasa konyol dan tidak lagi relevan.

Komentar lain menyoroti bahwa industri selebriti memang kerap menjadi ruang aman bagi banyak individu dengan latar belakang dan orientasi yang beragam. Beberapa warganet menyampaikan nada sinis terhadap budaya gosip yang terus mengulik kehidupan pribadi figur publik, seolah-olah hal tersebut merupakan skandal besar.

Menariknya, tidak sedikit pula Knetz yang justru bersikap santai dan defensif. Mereka mempertanyakan urgensi membahas orientasi seksual seseorang. Bagi kelompok ini, preferensi pribadi tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghakimi atau menjauhkan diri dari seorang figur publik.

Selama sang selebriti tidak melakukan pelanggaran hukum atau tindakan merugikan orang lain, kehidupan pribadinya dianggap bukan konsumsi publik.

Hingga kini, tidak ada konfirmasi maupun bantahan resmi dari pihak terkait mengenai rumor tersebut. Seperti banyak isu serupa di dunia hiburan Korea, perbincangan ini kembali menegaskan tipisnya batas antara rasa ingin tahu publik dan privasi selebriti.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN