Apa Isi Nasihat Buya Yahya hingga Inara Rusli Pilih Berdamai dengan Insanul Fahmi?
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Babak baru dalam drama rumah tangga Inara Rusli dan Insanul Fahmi akhirnya menemui titik terang setelah melalui perjalanan panjang yang menyita perhatian publik.
Setelah sempat memanas di ranah hukum, Inara mengambil langkah mengejutkan dengan resmi menarik kembali laporan kepolisian yang sebelumnya ia tujukan kepada suami sirinya tersebut.
Rekomendasi juga buat kamu:
Keputusan Inara untuk mencabut laporan tersebut menandai perubahan sikap yang cukup signifikan dalam konflik rumah tangganya. Langkah ini sekaligus membuka ruang baru bagi upaya penyelesaian masalah secara damai dan kekeluargaan.
Perubahan sikap Inara ini ternyata bukan tanpa alasan yang mendasar. Di balik keputusan besar tersebut, terdapat pengaruh signifikan dari sosok ulama terkemuka, Buya Yahya, yang bertindak sebagai mediator dalam kemelut rumah tangga mereka.
Peran Buya Yahya dinilai sangat penting dalam meredam ketegangan yang sebelumnya terus bereskalasi. Kehadirannya memberikan perspektif keagamaan yang menjadi pegangan kuat bagi Inara dalam mengambil keputusan.
Informasi mengenai pencabutan laporan ini dikonfirmasi langsung oleh kuasa hukum Inara, Deddy DJ. Saat ditemui awak media di kawasan BSD pada Rabu, 31 Desember 2025, Deddy membeberkan kronologi di balik perdamaian kliennya tersebut.
Deddy menjelaskan bahwa proses menuju perdamaian tidak terjadi secara instan atau tiba-tiba. Menurutnya, ada tahapan dialog yang cukup panjang sebelum akhirnya Inara mantap mencabut laporannya.
Menurut Deddy, keputusan pencabutan laporan ini tidak terjadi secara mendadak, melainkan hasil dari sebuah pertemuan penting yang terjadi sekitar tiga pekan lalu. Pertemuan tersebut menjadi momentum krusial bagi Inara dan Insanul untuk mengevaluasi konflik yang mereka hadapi.
Pertemuan itu dihadiri langsung oleh Buya Yahya yang berperan sebagai penengah. Ulama asal Cirebon tersebut memberikan pandangan dari perspektif agama mengenai konflik yang sedang dijalani oleh pasangan tersebut.
Deddy menjelaskan bahwa inisiasi pertemuan ini sebenarnya datang dari keinginan Insanul Fahmi. Pihak suami disebut ingin meredam kegaduhan yang terjadi dan mencari solusi terbaik tanpa harus memperpanjang sengketa di kepolisian.
"Memang itu keinginan dari Insanul, dia mencoba tidak mau membuat gaduh. Maka dengan dijembatani oleh Buya Yahya, jadi terjadilah satu pertemuan di sana," ungkap Deddy kepada wartawan.
Dalam mediasi tersebut, Buya Yahya menekankan pentingnya memahami status pernikahan mereka secara agama. Secara keagamaan, Inara dan Insanul telah sah terikat sebagai suami istri, sehingga penyelesaian melalui jalur hukum pidana dinilai kurang tepat.
Deddy menirukan pesan Buya Yahya yang mengingatkan bahwa tidak elok bagi seorang istri melaporkan suaminya sendiri ke polisi. Hal tersebut disampaikan dengan menekankan kesucian ikatan pernikahan yang telah terjalin.
"Buya juga tahu bahwa Inara dan Insanul itu kan sudah menikah secara agama. Jadi ya sebagai suami istri ngapain harus ribut gitu lho, laporin suami lu sendiri," tutur Deddy mengulang nasihat sang ulama.
Nasihat tersebut rupanya menyentuh hati Inara secara mendalam. Dikenal sebagai sosok yang sangat menghormati ulama dan patuh terhadap gurunya, ibu tiga anak ini akhirnya memilih untuk melunak.
Inara kemudian memutuskan untuk mengedepankan pendekatan restorative justice atau penyelesaian perkara melalui perdamaian dan kekeluargaan. Pendekatan ini dipilih alih-alih melanjutkan proses litigasi yang dinilai melelahkan secara emosional.
Deddy menambahkan bahwa ketaatan Inara kepada gurunya menjadi faktor penentu dalam keputusan tersebut. Menurutnya, kliennya merasa bahwa berdamai dan mencabut laporan akan membawa ketenangan batin yang lebih besar.
"Mbak Inara ini kan taat banget sama guru. Akhirnya mencabut laporan dan berdamai itu jauh lebih indah, lebih nyaman," jelas sang pengacara.
Langkah damai ini dianggap sebagai solusi paling bijak untuk menjaga stabilitas mental dan emosional kedua belah pihak. Selain itu, keputusan ini juga dinilai mampu menghindari drama berkepanjangan yang terus menjadi konsumsi publik.
Meski demikian, pencabutan laporan oleh Inara ini berdiri sendiri dan terpisah dari kasus lain yang melibatkan Insanul Fahmi. Polemik ini diketahui bermula dari laporan istri pertama Insanul, Wardatina Mawa.
Wardatina sebelumnya melaporkan dugaan perzinahan yang menyeret nama suaminya. Hingga saat ini, proses hukum terkait laporan Wardatina dikabarkan masih terus berjalan.
Deddy menegaskan bahwa meskipun Inara telah memilih jalan damai demi keharmonisan rumah tangga sirinya, pihak Wardatina belum menunjukkan tanda-tanda bersedia menempuh jalan serupa. Dengan demikian, proses hukum lain yang melibatkan Insanul Fahmi masih berpotensi berlanjut.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Apa Isi Nasihat Buya Yahya hingga Inara Rusli Pilih Berdamai dengan Insanul Fahmi? .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!