Viral Kesaksian Warga Dekat Rumah Dinas Atalia dan Ridwan Kamil, Akui Kecewa dan Terluka

Doc: Threads/@sitidian

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Sebuah unggahan netizen di media sosial mendadak menyita perhatian publik. Bukan karena bahasa yang provokatif semata, melainkan karena pengakuan personal yang disampaikannya.

Curhatan yang diunggah akun Threads @sitidian664, netizen tersebut mengklaim pernah tinggal tepat di seberang rumah dinas Atalia Praratya dan Ridwan Kamil saat sang suami menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

Ia menegaskan bahwa apa yang ia tuliskan bukan sekadar komentar kebencian atau cuitan tanpa dasar, melainkan sebuah kesaksian dari rakyat kecil yang pernah berada di lingkar terdekat lingkungan rumah dinas.

Akui Tak Simpati

20251228104242_Screenshot_235.jpg

Dalam unggahannya, netizen itu secara tegas menyebut bahwa dirinya tidak memiliki simpati terhadap Atalia Praratya, yang akrab disapa Bu Cinta. Ia mengaku menyimpan rasa kecewa dan sakit hati yang mendalam atas perlakuan yang ia alami kala itu.

Meski demikian, ia tidak membeberkan secara rinci peristiwa apa yang membuatnya terluka. Tidak ada kronologi jelas, tidak ada tudingan spesifik, hanya emosi yang ditumpahkan apa adanya.

“Ini bukan sembarang cuitan, ini bukanlah komentar pembenci Atalia Praratya alias Bu Cinta, tapi ini kesaksian salah satu rakyat seberang rumah dinas Bu Cinta dulu,” tulisnya.

Kalimat tersebut seolah ingin menegaskan bahwa posisinya bukan sebagai penonton dari jauh, melainkan saksi yang merasa pernah bersinggungan langsung, meski hanya sebagai warga sekitar.

Panjatkan Doa

Netizen tersebut juga menuliskan bahwa rasa sakit yang ia rasakan sebagai rakyat begitu besar hingga membuatnya spontan berdoa dan bermunajat. Ia mengaku memohon kepada Tuhan agar menunjukkan kuasa-Nya, agar kebenaran terungkap bahwa sosok yang selama ini terlihat baik dan penuh citra positif belum tentu sama di balik layar.

Pernyataan ini sontak memantik reaksi beragam dari warganet lain, mulai dari rasa penasaran hingga perdebatan sengit.

Sebagian netizen mendukung dengan mengatakan bahwa setiap pejabat publik pasti memiliki sisi yang tidak diketahui masyarakat luas. Namun tak sedikit pula yang meminta agar pengakuan tersebut disertai bukti atau penjelasan yang lebih konkret, agar tidak berujung pada fitnah. Ketiadaan detail justru membuat kisah ini berada di wilayah abu-abu antara curahan hati dan tudingan moral.

Menariknya, netizen tersebut tidak menuntut apa pun, tidak pula menyerukan boikot atau kecaman terbuka. Ia hanya menekankan rasa kecewa pribadi yang hingga kini masih membekas. Unggahannya lebih menyerupai luapan emosi yang selama ini terpendam, kini menemukan jalannya di ruang publik digital.

Hingga artikel ini ditulis, tidak ada tanggapan resmi dari Atalia Praratya maupun pihak Ridwan Kamil terkait unggahan tersebut. Sosok netizen itu pun tak menjelaskan secara rinci seperti apa perlakuan yang ia alami hingga membuatnya merasa sakit hati.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN