Sempat Blunder, Ternyata Ini Alasan Al Ghazali Cium Kaki Maia Estianty Saat Umroh

Doc: Instagram/@maiaestiantyreal

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Video Al Ghazali mencium kaki sang ibunda, Maia Estianty, di depan Kakbah saat menunaikan ibadah umroh baru-baru ini ramai diperbincangkan publik.

Momen tersebut viral di media sosial dan menuai beragam reaksi dari netizen. Sebagian besar warganet tersentuh dan memuji sikap bakti Al kepada ibunya, meski ada pula segelintir komentar yang salah menafsirkan gestur tersebut.

Menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang, Al Ghazali akhirnya angkat bicara untuk meluruskan makna di balik tindakannya. Putra sulung Maia Estianty itu menegaskan bahwa gestur bersimpuh dan mencium kaki ibunya sama sekali bukan bentuk penyembahan.

Ia menyebut tindakan tersebut murni sebagai ungkapan bakti, rasa terima kasih, sekaligus permohonan maaf yang tulus kepada orang tua.

“Iya, cuma itu bukan sujud, sembah. Memang minta maaf ke Bunda kalau selama ini ada kesalahan dan berterima kasih karena Bunda sudah membesarkan aku, jadi tameng juga buat anak-anaknya,” kata Al Ghazali.

Pernyataan ini sekaligus menjawab tudingan yang menyebut aksinya sebagai tindakan berlebihan atau keliru secara makna.

Cium Kaki Dalam Budaya Timur

Dalam budaya Timur dan ajaran Islam, meminta maaf serta memohon ridho orang tua, khususnya ibu, merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Apalagi dilakukan di Tanah Suci, di hadapan Kakbah, tempat umat Islam memanjatkan doa-doa terbaik.

Bagi Al, momen umroh menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri dan mengakui kesalahan yang mungkin pernah dilakukan, baik secara sadar maupun tidak.

Gestur mencium kaki orang tua sendiri sering dimaknai sebagai simbol kerendahan hati dan penghormatan tertinggi. Hal ini bukanlah hal baru, terutama dalam tradisi keluarga yang menjunjung tinggi adab dan sopan santun.

Tindakan Al justru dinilai mencerminkan kedewasaan emosional serta kesadaran akan peran besar sang ibu dalam kehidupannya.

Reaksi netizen pun mayoritas bernada positif. Banyak yang menilai klarifikasi Al justru membuat momen tersebut terasa semakin menyentuh.

Warganet menyebut Al sebagai contoh anak yang tahu diri dan tidak gengsi menunjukkan rasa hormat kepada orang tua, meski sudah dewasa dan dikenal publik.

Pada akhirnya, alasan Al Ghazali mencium kaki Maia Estianty saat umroh menjadi pengingat bahwa bakti kepada orang tua bisa diwujudkan dengan cara sederhana namun penuh makna.

Bukan untuk disalahartikan, melainkan sebagai simbol cinta, syukur, dan permohonan maaf yang tulus dari seorang anak kepada ibunya.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN