Berat Badannya Sulit Turun, Audy Item Unggah Pesan Tegas Hentikan Bullying dan Body Shaming: 'Pilih Empati daripada Menghakimi'

Doc: Instagram/@audyitem

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Penyanyi Audy Item kembali mencuri perhatian publik, bukan karena karya musik terbarunya, melainkan lewat unggahan emosional yang menyentuh soal bullying dan body shaming.

Melalui media sosial, istri dari aktor Iko Uwais itu menyuarakan kelelahan yang selama ini ia rasakan akibat komentar negatif tentang bentuk tubuhnya. Unggahan tersebut langsung menuai respons luas dan dukungan dari warganet.

Dalam pesan yang diunggah di akun Instagramnya, Audy secara jujur mengungkapkan betapa berat tekanan yang dirasakan, terutama sebagai figur publik di dunia hiburan. Ia menuliskan bahwa tubuhnya seolah dituntut untuk selalu “on point” di mata publik.

Komentar-komentar yang menyarankan agar ia kembali kurus seperti dulu, menurut Audy, bukan hanya melelahkan, tetapi juga menyakitkan secara emosional.

“Jujur, capek ya dikomentarin terus… Apalagi kalau kamu di dunia entertainment kayak aku. Badan rasanya harus SELALU ‘on point’,” tulis Audy.

Ungkap Komentar Pedas

20251223153113_Screenshot_174.jpg

Ia juga mengaku merasa sedih dan kesal setiap kali membaca komentar yang membahas berat badannya, seolah perubahan fisik menjadi satu-satunya tolok ukur nilai seseorang.

Audy menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang ingin hidup dengan kondisi obesitas. Ia mengungkapkan telah mencoba berbagai cara untuk menjalani hidup yang lebih sehat, namun proses tersebut tidak mudah.

Berkali-kali jatuh dan bangun menjadi bagian dari perjalanan panjang yang ia lalui. Menurutnya, setiap orang memiliki perjalanan kesehatan yang berbeda, dan hal itu seharusnya dihormati, bukan dijadikan bahan ejekan.

Pesan Audy ini menjadi pengingat penting bahwa body shaming masih menjadi masalah serius, bahkan di era media sosial yang serba terbuka. Komentar yang dianggap “biasa” oleh sebagian orang, bisa berdampak besar pada kesehatan mental seseorang. Terlebih bagi publik figur yang setiap gerak-geriknya selalu menjadi sorotan.

Tak sedikit warganet yang memberikan dukungan kepada Audy. Banyak yang mengapresiasi keberaniannya berbicara jujur dan terbuka, serta menyebut pesannya mewakili perasaan banyak orang yang selama ini diam menghadapi tekanan serupa.

Unggahan tersebut juga memicu diskusi lebih luas tentang pentingnya empati dan kesadaran dalam berkomentar di ruang publik digital.

Di akhir pesannya, Audy menyampaikan harapan sederhana namun bermakna. Ia mengajak semua orang untuk berpikir ulang sebelum mengomentari tubuh orang lain.

“Sebelum komentar soal badan orang, semoga kita bisa pilih lebih banyak empati daripada menghakimi,” tulisnya. Sebuah pesan kuat yang menegaskan bahwa menghargai sesama jauh lebih penting daripada memenuhi standar fisik yang sering kali tidak realistis.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN