Usai Kasus Penipuan WO, Ini 5 Cara Cerdas Pilih Wedding Organizer Terpercaya

Ket. Pernikahan Alyssa Daguise dan Al Ghazali

Doc: Tangkapan Layar

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Publik tengah dihebohkan dengan dugaan penipuan yang dilakukan oleh pemilik wedding organizer (WO), PT Ayu Puspita Sejahtera atau dikenal sebagai “By Ayu Puspita”.

Puluhan hingga ratusan calon pengantin melaporkan sang pemilik dan tim ke pihak berwajib setelah merasa ditipu: meski telah melakukan pelunasan untuk paket pernikahan, saat hari H layanan tak kunjung terpenuhi.

Menurut informasi dari aparat kepolisian di Polres Metro Jakarta Utara, ada 87 laporan resmi dari korban yang merasa dirugikan oleh WO tersebut. 

Namun, sejumlah laporan media menyebut bahwa total korban bisa mencapai sekitar 230 pasangan, termasuk pasangan yang sudah melangsungkan akad maupun yang belum, dengan estimasi kerugian menunjuk ke angka besar, yaitu sekitar Rp 15–16 miliar.

Polisi telah mengamankan lima orang, termasuk pemilik WO, guna pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan pengaduan korban, banyak pasangan telah melunasi biaya paket pernikahan untuk dekorasi, katering, dokumentasi, dan layanan lainnya.

Namun saat hari resepsi tiba vendor gagal hadir, layanan seperti katering bahkan tidak disediakan, padahal janji itu sudah tertuang dalam perjanjian. 

Seorang korban dengan inisial “SOG” melaporkan bahwa ia telah membayar resepsi senilai Rp 82.740.000. Namun pada hari H, penyelenggara tidak menyediakan fasilitas sesuai kesepakatan. 

Laporan penipuan diterima di lingkungan hukum Polres Metro Jakarta Utara. Namun diduga korban tidak hanya dari satu wilayah, ada laporan dari berbagai tempat. 

Penyidikan kasus ini dilakukan secara maraton oleh pihak kepolisian. Sejumlah staf WO juga diperiksa. Polisi menyatakan kemungkinan akan ada penetapan tersangka dalam waktu dekat. 

Waspada: Tips Memilih Wedding Organizer Agar Tak Jadi Korban

Kasus ini menjadi peringatan penting bagi calon pengantin. Agar terhindar dari kasus penipuan WO, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Cari referensi terpercaya — minta rekomendasi dari keluarga atau sahabat yang sudah menggunakan jasa WO.

  2. Cek ulasan klien terdahulu di Google, media sosial, atau situs pernikahan, perhatikan konsistensi peringkat dan tanggapan atas layanan.

  3. Cek portofolio dan media sosial resmi WO — pastikan hasil kerja mereka sesuai dengan janji dan reputasinya baik.

  4. Pastikan komunikasi jelas, kontrak tertulis, serta legalitas vendor — vendor profesional biasanya siap menunjukkan dokumen resmi dan merespons secara transparan.

  5. Kalau memungkinkan, kunjungi pameran pernikahan atau open house vendor - untuk melihat langsung hasil kerja dan profesionalisme mereka.

Langkah-langkah ini bisa menjadi filter awal agar calon pengantin tidak mudah tergiur harga murah atau promosi menarik tanpa memastikan kredibilitas vendor.

Kasus dugaan penipuan oleh WO “By Ayu Puspita” memperlihatkan betapa pentingnya kewaspadaan dalam memilih vendor resepsi pernikahan.

Bagi calon pengantin, tidak cukup hanya percaya pada janji manis, pastikan transparansi, reputasi, dan bukti nyata sebelum mempercayakan hari sakralmu ke vendor manapun.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN