Sudah Kembali Berkomunikasi dengan Anak, Britney Spears Tetap Tak Bisa Rayakan Natal Bersama

Ket. Britney Spears

Doc: Tangkapan Layar

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Britney Spears dikabarkan kemungkinan besar akan menjalani liburan Natal seorang diri, meski hubungannya dengan kedua putranya mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Laporan terbaru dari Star Magazine menyebutkan bahwa pelantun hits “Toxic” itu telah kembali menjalin komunikasi dengan Sean dan Jayden, dua putranya dari pernikahan sebelumnya dengan Kevin Federline.

Menurut seorang sumber, momen kembalinya komunikasi tersebut sangat berarti bagi Britney.

“Kesempatan untuk kembali berhubungan itu sangat berharga… Dia sangat bersyukur mereka mau kembali berbicara dengannya,” ujar sumber tersebut.

Setelah bertahun-tahun mengalami ketegangan dalam hubungan keluarga, adanya percakapan antara Britney dan anak-anaknya menjadi perkembangan yang disambut baik oleh banyak pihak.

Sumber lain menuturkan bahwa Britney kini berusaha menekan emosinya terkait Federline.

“Dia melakukan yang terbaik untuk menyingkirkan perasaan negatif terhadap Kevin,” kata informan tersebut.

Meskipun hubungan dengan Federline masih rumit, Britney disebut berusaha fokus pada upaya memperbaiki hubungannya dengan kedua putranya.

Namun, keinginannya untuk menghabiskan waktu bersama Sean dan Jayden pada pagi Natal tampaknya belum bisa terwujud.

“Ia menerimanya dengan tegar. Selama ia bisa bertemu anak-anaknya, mereka bisa merayakan Natal kapan saja,” ujar sumber yang sama.

Artinya, meski tidak dapat merayakan Natal tepat pada tanggal 25 Desember bersama mereka, Britney disebut tetap berusaha memaknai momen kebersamaannya kapan pun kesempatan itu datang.

Di sisi lain, seorang sumber berbeda mengungkapkan bahwa kondisi emosional Britney menjelang Natal cukup mengkhawatirkan. Penyanyi tersebut disebut “jarang berbicara dengan siapa pun”, dan orang-orang terdekatnya berharap ia tidak harus menghadapi liburan sepenuhnya seorang diri.

Kontak Britney dengan teman maupun keluarga disebut sangat terbatas, membuatnya lebih banyak menghabiskan waktu sendirian. Situasi ini membuat Britney diperkirakan memasuki masa liburan “dalam kondisi yang lebih terisolasi dari sebelumnya.”

Kekhawatiran pun muncul dari lingkungan sekitar, mengingat Britney pernah terbuka mengenai perjuangannya menghadapi tekanan mental, terutama setelah bertahun-tahun berada di bawah pengawasan konservatori yang baru berakhir pada 2021.

Meski demikian, kabar kembalinya komunikasi antara Britney dan kedua putranya tetap menjadi sinyal positif bahwa pintu hubungan mereka masih terbuka.

Banyak yang berharap kondisi tersebut dapat berlanjut dan memberi Britney dukungan emosional yang ia butuhkan, terutama di momen-momen penting seperti Natal.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN