Eva Manurung Bongkar Sikap Kurang Ajar Inara Rusli pada Keluarga Virgoun: 'Saya Terdzalimi'

Doc: Kolase foto Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Hubungan antara keluarga Virgoun dan mantan menantunya, Inara Rusli, kembali memanas setelah pernyataan mengejutkan datang dari ibu Virgoun, Eva Manurung.

Dalam acara Pagi Pagi Ambyar saat diundang menjadi bintang tamu, Eva secara terbuka mengungkap bahwa keluarga besarnya menyimpan luka atas sikap Inara selama masih berstatus sebagai istri Virgoun.

Ia merasa banyak hal terjadi di belakang yang selama ini dipendam demi menjaga nama baik keluarga.

“Dia tuh agak kurang hormat ke keluarga saya, dan keluarga saya tuh banyak tersakiti di belakang,” ucap Eva dikutip Kucantik.com, Rabu (26/11/25). 

Ungkapan tersebut sontak menjadi perhatian publik karena selama ini konflik antara Inara dan Virgoun lebih banyak berfokus pada persoalan rumah tangga keduanya, bukan relasi dengan keluarga besar.

Kisah Ulang Tahun yang Berujung Tangisan

Eva kemudian menuturkan salah satu momen yang paling membekas di ingatannya. Pada hari ulang tahunnya, ia merayakan momen spesial tersebut bersama keluarga dan Inara di sebuah hotel.

Situasinya awalnya santai, hingga terjadi kejadian yang menurut Eva menjadi titik awal rasa tidak hormat yang ia rasakan.

“Waktu itu saya ulang tahun, kita minum di salah satu hotel bareng-bareng. Terus karena saya ulang tahun bebas dong mau pilih minuman apa,” ceritanya.

Ketika putri tertuanya mengambil minuman, Inara tiba-tiba menegur dengan nada yang menurut Eva tidak pantas.

Eva mengulang ucapan Inara saat itu. “Ngapain ngambil lagi? Udah aja nih satu bagi dua, satu bagi dua.”

Perkataan itu disebut Eva membuat suasana berubah drastis. “Anak saya nangis loh, sumpah anak saya nangis,” ungkapnya, menegaskan bahwa bukan hanya dirinya, tetapi anak-anaknya turut terluka oleh perlakuan tersebut. Eva merasa sikap seperti itu sangat tidak pantas dilakukan pada momen kebersamaan keluarga, terlebih saat hari istimewa.

Perihal Natal dan Bantuan “300 Ribu dalam Tiga Tahun”

Bukan hanya satu insiden, Eva menyebut ada perlakuan lain yang membuat keluarganya merasa terhina. Ia menyinggung soal momen hari besar, khususnya Natal, di mana menurutnya Inara tidak menunjukkan bentuk perhatian maupun penghormatan yang seharusnya.

“Di saat hari besar kaya Natal, okelah mungkin dia nggak mau ngucapin Natalnya, tapi kaya (semisal) ‘Mom ini aku buat beli baju atau apa’… dan itu 300 ribu untuk 3 tahun,” ujar Eva dengan raut kecewa.

Ia mengaku pernah menerima uang sebesar 300 ribu rupiah dari Inara, yang disebut sebagai bantuan untuk membeli keperluan keluarga. Namun karena jumlah itu diterima hanya sekali selama tiga tahun, Eva merasa pemberian itu justru menambah luka karena ia merasa dianggap tidak berharga.

“Saya ngerasa terhina, ngerasa terdzalimi,” pungkasnya.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN