Putra Calon Ratu Norwegia Terlibat Kasus Pemerkosaan, Istana Tegaskan Tak Akan Tanggung Biaya Hukum dan Ganti Rugi
JAKARTA, KUCANTIK.COM – Kabar mengejutkan datang dari lingkaran keluarga kerajaan Eropa. Marius Borg Høiby, putra dari calon Ratu Norwegia, Putri Mette-Marit, kini tengah menghadapi kasus hukum yang serius dan berat.
Marius Borg saat ini menunggu persidangan atas total 32 dakwaan, termasuk beberapa tuduhan pemerkosaan.
Meskipun Marius Borg berasal dari lingkaran kerajaan, pihak Istana Norwegia langsung bersikap tegas dan menjaga jarak dari kasus hukum yang berpotensi mencoreng reputasi kerajaan ini.
Kasus Berat Anak Calon Ratu Norwegia: Istana Tegaskan Tidak Akan Tanggung Biaya Hukum
Kepala komunikasi Keluarga Kerajaan Norwegia secara resmi mengumumkan bahwa Istana tidak akan ikut campur dalam proses hukum Marius Borg. Hal ini mencakup biaya hukum maupun kompensasi.
“Biaya hukum dan ganti rugi tidak akan ditanggung oleh Keluarga Kerajaan, dan baik Istana maupun Putra Mahkota serta Putri Mahkota tidak akan membayar pengeluaran tersebut,” tegas juru bicara tersebut.
Sikap ini menunjukkan bahwa meskipun Marius adalah putra dari Putri Mahkota Mette-Marit dari pernikahan sebelumnya, ia harus bertanggung jawab penuh atas masalah hukumnya sendiri.
Kalah Melawan Penerbitan Buku Kontroversial
Selain kasus pemerkosaan, Marius Borg Høiby, yang kini berusia 28 tahun, juga baru saja mengalami kekalahan dalam upaya hukum untuk menghentikan penerbitan buku tentang kehidupannya yang tidak sah (unauthorized biography).
Buku berjudul White Lines, Black Sheep tersebut memuat berbagai klaim yang sangat sensitif, termasuk tuduhan bahwa Marius pernah menjual kokain. Tuduhan ini sendiri telah dibantah keras oleh pengacaranya.
Rekomendasi juga buat kamu:
Namun, Pengadilan Distrik Oslo memutuskan menolak permintaan Marius, memastikan bahwa buku itu akan tetap dijual karena memiliki kepentingan publik dan berada dalam lingkup perlindungan kebebasan berekspresi.
Akibat kekalahan ini, Marius harus membayar seluruh tagihan pengadilan, hingga biaya tambahan yang mencapai sekitar Rp 1 miliar yang harus ia bayarkan kepada penerbit dan Asosiasi Penerbit Norwegia dalam waktu dua minggu.
Kuasa hukum Marius, Elias Christensen, membenarkan bahwa klaim terkait penjualan narkoba sangat ofensif dan tidak memiliki dasar fakta yang memadai. Namun, pengadilan tetap menilai buku tersebut tidak perlu ditarik dari peredaran.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Putra Calon Ratu Norwegia Terlibat Kasus Pemerkosaan, Istana Tegaskan Tak Akan Tanggung Biaya Hukum dan Ganti Rugi .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!