Joko Anwar Ubah Total Legenda Malin Kundang, Janjikan Sentuhan Baru yang Lebih Kelam

Ket. Film Legenda Malin Kundang.

Doc: Cinema XXI

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Come and See Pictures akhirnya merilis slate terbaru mereka yang langsung mencuri perhatian publik.

Melalui film Legenda Kelam Malin Kundang (LKMK), rumah produksi milik Joko Anwar ini memperkenalkan dua bintang baru, Kevin Rahardjo dan Rafki Hidayat yang dipercaya menghidupkan kisah rakyat legendaris dalam balutan nuansa gelap khas Joko Anwar.

Sebagai produser sekaligus penulis, Joko Anwar menegaskan film ini bukan sekadar adaptasi ulang.

Ia menjanjikan sentuhan baru yang lebih matang, lebih intim, dan jauh lebih kompleks dibanding interpretasi cerita Malin Kundang yang selama ini dikenal masyarakat. 

Dalam konferensi pers pada Senin (17/11/2025), Joko mengungkap tiga hal yang membuat proyek ini terasa berbeda.

1. Karakter Lebih Sedikit, Cerita Jauh Lebih Kompleks

Berbeda dari film-film sebelumnya seperti Siksa Kubur dan Pengepungan di Bukit Duri yang dipenuhi banyak karakter dan alur paralel, LKMK justru mengambil pendekatan minimalis.

Joko ingin membawa penonton masuk lebih dalam ke dunia tokoh utama melalui hubungan yang lebih intim.

“Film ini sangat intimate. Karakternya tidak banyak, tetapi justru narasinya lebih kompleks,” ujar Joko.

Dengan jumlah karakter yang lebih ramping, konflik dan emosi yang dibangun akan terasa lebih tajam dan menekan.

2. Penempatan Kamera yang Bikin Penonton ‘Menempel’ pada Tokoh Utama

Tak hanya dari sisi cerita, aspek teknis LKMK juga menawarkan sesuatu yang berbeda. Penempatan kamera menjadi salah satu elemen kunci yang membuat film ini terasa unik.

Para sutradara, Harjo dan Rafki, merancang posisi kamera seolah penonton adalah bayangan Alif, tokoh utama dalam cerita.

“Kamera ditempatkan seperti seseorang, penonton yang selalu berada di sisi Alif. Mengupas misteri lapis demi lapis bersama dia,” jelas Joko.

Teknik ini dijanjikan membuat penonton merasa ikut terseret ke dalam kegelisahan, ketakutan, dan misteri yang dibawa Alif.

3. Profesi Tak Lazim: Pelukis Mikro yang Menyimpan Misteri

Hal lain yang tak kalah menarik adalah pilihan profesi sang karakter utama.

Alih-alih pekerjaan umum, Joko memilih menampilkan pelukis mikro, seorang seniman yang bekerja menggunakan kuas mungil di atas permukaan batu kecil. 

Profesi ini jarang disorot di masyarakat dan dipilih bukan tanpa alasan.

“Kita suka angkat profesi yang jarang mendapat spotlight. Dia pelukis, tapi pelukis mikro. Kalau temen-temen sudah lihat posternya, pasti tahu ada sesuatu yang disembunyikan,” kata Joko memberi hint.

Apa yang membuat Alif memilih profesi unik dan penuh detail ini? Rahasianya akan terungkap saat Legenda Kelam Malin Kundang tayang pada 27 November 2025

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN