Sempat Tak Direstui Jadi Menantu, Mayangsari Tanggapi Kontroversi Gelar Soeharto
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Mayangsari belum lama ini membagikan momen saat dirinya menghadiri upacara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional yang diserahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Selasa, 11 November 2025.
Dalam acara kenegaraan tersebut, sang suami, Bambang Trihatmodjo, hadir sebagai perwakilan keluarga untuk menerima gelar Pahlawan Nasional yang diberikan kepada almarhum Presiden Soeharto. Seperti diketahui, Bambang Trihatmodjo merupakan anak ketiga dari Presiden ke-2 RI Soeharto dan Ibu Siti Hartinah.
Melalui unggahan di Instagram, Mayangsari tampak berbaur hangat dengan keluarga besar Soeharto lainnya, termasuk Tommy Soeharto, Titiek Soeharto, dan Didit Hediprasetyo yang merupakan putra tunggal Presiden Prabowo.
Dalam keterangan unggahannya, Mayangsari turut menyinggung adanya perdebatan publik mengenai pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden Soeharto.
“Tak ada gading yang tak retak. Tiada (satu) manusia pun yang sempurna,” tulis Mayangsari dalam akun Instagram pribadinya, @mayangsari_official.
Sebagai warga negara Indonesia, Mayangsari menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pemberian gelar kehormatan tersebut.
“Memang sudah sepantasnya diberikan kepada Beliau. Suwargi Bapak Jenderal Besar Presiden H.M Soeharto. Al fatihah,” lanjutnya.
Di akhir unggahan, Mayangsari menegaskan bahwa pernyataannya tidak bermaksud untuk mencari simpati atau keuntungan pribadi.
“Bukan dalam rangka cari muka atau menjilat,” tegasnya.
Unggahan tersebut kemudian banjir tanggapan dari warganet yang menilai Presiden Soeharto layak menerima gelar tersebut.
“Alfatihah utk bapak Soeharto,” tulis akun @annajongki.
“Selamat dan Alfatihah untuk Beliau,” komentar akun @rosehanku.
“Alfatihah utk Bapak presidenkuu,” tambah akun @devialchatiry.
“Alhamdulillah ..... Mba Mayang sehat selalu nggeh,” tulis akun @rozikinozi74.
Presiden Soeharto sendiri masih menjadi sosok yang menimbulkan perdebatan. Bagi banyak orang, ia dikenal sebagai “Bapak Pembangunan” yang membawa stabilitas dan kemajuan ekonomi Indonesia.
Namun sebagian lainnya mengingat berbagai praktik KKN dan pelanggaran HAM yang terjadi selama masa pemerintahannya, hingga akhirnya ia mengundurkan diri pada 21 Mei 1998.
Kehadiran Mayangsari dalam acara penganugerahan gelar untuk Presiden Soeharto juga menjadi sorotan publik, mengingat statusnya sebagai istri Bambang Trihatmodjo.
Publik masih mengingat rumor lama yang menyebut Mayangsari sebagai pihak ketiga dalam rumah tangga Bambang Trihatmodjo dan Halimah Agustina Kamil, yang resmi bercerai pada 31 Maret 2011.
Diketahui, Mayangsari dan Bambang Trihatmodjo disebut telah menikah pada 7 Juli 2000 dan kembali melangsungkan pernikahan pada 11 Juli 2011.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Sempat Tak Direstui Jadi Menantu, Mayangsari Tanggapi Kontroversi Gelar Soeharto .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!