Hati-Hati! 5 Makanan dan Minuman Ini Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan dengan Telur

Ket. Telur Memang Sehat, Tapi Jangan Dicampur dengan 5 Makanan Ini!

Doc: Freepik

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Telur dikenal sebagai salah satu bahan makanan yang praktis dan bergizi tinggi. Kandungan nutrisinya yang lengkap membuatnya menjadi favorit banyak orang untuk dikonsumsi setiap hari.

Telur kaya akan protein berkualitas tinggi, vitamin D, asam amino esensial, serta asam lemak omega-3 yang sangat dibutuhkan tubuh.

Mengonsumsi telur secara rutin terbukti dapat membantu pembentukan otot, menjaga fungsi otak, serta mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh. Meski kuning telur sering dianggap tidak sehat, faktanya bagian ini justru mengandung lemak baik, antioksidan (lutein dan zeaxanthin) yang baik untuk mata, serta kolesterol baik yang membantu menyeimbangkan kadar kolesterol tubuh jika dikonsumsi dengan porsi yang tepat.

Telur bisa disajikan dengan berbagai cara, mulai dari direbus, digoreng, hingga diorak-arik, menjadikannya pilihan sempurna untuk sarapan, makan siang, hingga makan malam.

Namun, menurut laporan Times of India, kombinasi makanan tertentu dengan telur justru bisa mengganggu penyerapan nutrisi dan memicu gangguan pencernaan. Berikut lima jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan telur agar manfaat gizinya tetap optimal:

1. Susu Kedelai

Susu kedelai memang kaya akan protein nabati, namun mengonsumsinya bersamaan dengan telur dapat mengganggu penyerapan protein. Kedua bahan ini memiliki kandungan protein tinggi yang, jika dikonsumsi bersamaan, dapat menyebabkan kelebihan protein dalam sistem pencernaan.

Akibatnya, efektivitas penyerapan nutrisi menurun. Sebaiknya konsumsi keduanya pada waktu berbeda dalam sehari.

2. Teh

Banyak orang menikmati telur bersama teh saat sarapan, padahal kebiasaan ini kurang ideal. Teh mengandung polifenol yang dapat mengikat protein dan menurunkan penyerapan gizi hingga 17%, seperti disebutkan dalam Journal of Nutrition.

Kombinasi ini juga dapat menyebabkan kembung, sembelit, dan asam lambung. Sebaiknya beri jeda 30–60 menit antara konsumsi telur dan teh.

3. Gula

Kombinasi antara telur dan gula dapat memicu reaksi kimia yang mengganggu pencernaan. Gula cepat dimetabolisme, sementara telur mengandung protein dan asam amino yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.

Campuran keduanya bisa meningkatkan kadar gula darah secara cepat, memicu resistensi insulin, dan bahkan membentuk senyawa berbahaya dalam tubuh. Sebaiknya hindari mencampur telur dengan makanan atau minuman manis seperti dessert dan milkshake bergula.

4. Pisang

Meski sama-sama bergizi, telur dan pisang merupakan makanan yang padat energi dan sulit dicerna jika dikonsumsi bersamaan. Kombinasi ini bisa menyebabkan rasa begah, kembung, dan lambatnya proses pencernaan.

Idealnya, konsumsi pisang dan telur di waktu berbeda agar sistem pencernaan bekerja lebih ringan.

5. Daging

Telur dan daging sama-sama tinggi protein dan lemak. Mengonsumsi keduanya bersamaan, apalagi dalam porsi besar, dapat membebani sistem pencernaan dan menimbulkan rasa tidak nyaman hingga kantuk setelah makan.

Sebaiknya padukan telur dengan sayuran, biji-bijian utuh, atau buah-buahan agar pencernaan tetap lancar dan energi lebih stabil.

Dengan menghindari kombinasi makanan di atas, kamu bisa tetap menikmati manfaat telur secara maksimal tanpa mengorbankan kesehatan pencernaan. Ingat, kunci tubuh sehat bukan hanya dari apa yang dimakan, tetapi juga bagaimana cara mengombinasikannya dengan bijak.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN