Billie Eilish Sindir Para Miliarder di Ajang Wall Street Journal Innovator Awards 2025, Sumbangkan Rp197 Miliar untuk Krisis Dunia

Doc: People

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Penyanyi muda berbakat Billie Eilish kembali mencuri perhatian publik usai pidatonya di ajang Wall Street Journal 2025 Innovator Awards viral di media sosial.

Acara bergengsi tersebut digelar di Museum of Modern Art (MoMA), New York, dan dihadiri para tokoh berpengaruh dunia, termasuk para miliarder seperti Mark Zuckerberg.

Namun, suasana berubah hening ketika Billie menyampaikan sindiran tajam terhadap kalangan superkaya.

Sindir Elit Dunia?

Pelantun “Birds of a Feather” itu dengan lantang menyinggung kesenjangan sosial dan ketimpangan ekonomi yang semakin melebar.

Dalam pidatonya, Billie mengatakan bahwa “dunia tidak membutuhkan lebih banyak miliarder, tetapi lebih banyak empati.”

Ia menyerukan agar orang-orang dengan kekayaan luar biasa menggunakan pengaruh dan sumber daya mereka untuk membantu menyelesaikan krisis kemanusiaan dan lingkungan yang tengah melanda berbagai belahan dunia.

Pidato Billie disambut tepuk tangan panjang dari hadirin, meskipun beberapa tamu tampak canggung.

Warganet pun ramai membagikan video momen tersebut, memuji keberanian penyanyi berusia 23 tahun itu yang berani berbicara jujur di hadapan para tokoh berpengaruh dunia.

Akan Sumbangkan Ratusan Miliar

20251102110717_Screenshot_246.jpg

Tak hanya berhenti pada kata-kata, Billie Eilish juga membuktikan ucapannya dengan tindakan nyata. Dalam kesempatan yang sama, ia mengumumkan akan menyumbangkan Rp197 miliar atau sekitar 11,5 juta dolar AS dari hasil tur dunianya bertajuk Hit Me Hard And Soft Tour.

Dana tersebut akan dialokasikan untuk program ketahanan pangan dan penanganan krisis iklim di sejumlah negara yang terdampak parah akibat perubahan iklim dan kelaparan ekstrem.

Langkah dermawan ini memperkuat citra Billie sebagai seniman muda dengan kepedulian sosial tinggi.

Sejak awal kariernya, ia dikenal vokal mengenai isu lingkungan, keberlanjutan, dan kesehatan mental.

Beberapa tahun terakhir, Billie juga aktif bekerja sama dengan lembaga non-profit untuk mengurangi jejak karbon di industri musik, seperti mengurangi penggunaan plastik dan mempromosikan sistem transportasi ramah lingkungan selama tur.

Tur Hit Me Hard And Soft sendiri mencetak sejarah besar dalam industri musik global. Selain mendapat pujian karena konsep konser yang menggabungkan teknologi ramah lingkungan, tur ini juga berhasil menyalip pencapaian Justin Timberlake dan Metallica dalam jumlah penonton dan pendapatan di beberapa negara.

Dengan keberanian dan ketulusannya, Billie Eilish kembali membuktikan bahwa musik bukan hanya tentang popularitas, melainkan juga alat untuk menyuarakan perubahan.

Pidato dan aksinya di Wall Street Journal Innovator Awards 2025 kini menjadi simbol baru dari kepemimpinan moral di dunia hiburan, menginspirasi banyak orang untuk peduli dan bertindak bagi masa depan bumi.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN