Tas Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi Jadi Fenomena, PO Membludak hingga 2026, Tertarik Beli?
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Gaya elegan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi tengah menjadi topik hangat, bukan hanya karena posisinya sebagai wanita pertama yang memimpin Negeri Sakura, tapi juga karena selera fashionnya yang memikat.
Terbaru, publik dibuat kagum setelah penampilan perdananya di rumah dinas jadi viral, semua gara-gara tas hitam klasik yang ia kenakan.
Saat pertama kali melangkah masuk ke kediaman resminya, Takaichi tampil memukau dalam blazer biru tua, dress hitam sederhana, dan high heels senada.
Namun yang paling mencuri perhatian justru tas kulit elegan yang menggantung di tangannya. Bukan dari rumah mode mewah luar negeri seperti Chanel atau Hermes, ternyata tas tersebut adalah karya brand lokal Jepang bersejarah, Hamano Inc.
Dikenal dengan model Grace Delight Tote, tas itu langsung menjadi incaran setelah diketahui sering dipakai oleh sang perdana menteri.
Hamano sendiri merupakan perusahaan pembuat barang kulit asal Nagano yang sudah berusia 145 tahun dan dikenal sebagai favorit keluarga kekaisaran Jepang.
Setelah foto-foto Sanae Takaichi dengan tas tersebut tersebar luas di media sosial dan pemberitaan internasional, situs resmi Hamano kebanjiran pesanan dari dalam dan luar negeri.
Dengan harga sekitar ¥136.000 atau Rp14,8 juta, tas tersebut kini menjadi simbol keanggunan, kekuatan, dan kebanggaan akan produk lokal Jepang.
Namun, popularitas yang meledak ini juga menimbulkan tantangan. Hamano mengumumkan bahwa mereka menerima jumlah pesanan yang luar biasa banyak, sehingga pengiriman tertunda hingga April 2026.
Perusahaan bahkan mengeluarkan permintaan maaf resmi atas keterlambatan tersebut.
Rekomendasi juga buat kamu:
Popularitas tas Takaichi dianggap sebagai fenomena sosial tersendiri. Menurut Kaori Nakano, profesor tamu di Universitas Aoyama Gakuin sekaligus spesialis mode dan budaya mewah, tas tersebut merepresentasikan citra wanita profesional Jepang modern, elegan, kuat, dan efisien.
“Tas ini solid, praktis, dan ideal untuk wanita di posisi manajerial. Harganya pun masih terjangkau dibandingkan merek luar negeri dengan kualitas sebanding,” jelas Nakano dalam wawancara dengan Bloomberg.
Selain tas, gaya Takaichi juga dikenal berkelas namun nasionalistis. Ia kerap mengenakan busana rancangan desainer Jepang ternama Jun Ashida, yang menegaskan dukungan terhadap industri mode dalam negeri.
“Dengan tampil mengenakan karya desainer lokal, beliau tidak hanya menunjukkan selera mode, tapi juga bentuk nyata patriotisme,” tambah Nakano.
Kini, efek Takaichi menjadi fenomena baru di dunia fashion Jepang, membuktikan bahwa gaya elegan seorang pemimpin wanita bisa menginspirasi dan sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif nasional.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Tas Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi Jadi Fenomena, PO Membludak hingga 2026, Tertarik Beli? .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!