Mewah dan Bergizi, Abalon Wando Asal Korea Jadi Tren Baru di Meja Chef Indonesia

Ket. Abalon Wando

Doc: Kim'c market

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Tren kuliner mewah di Indonesia tengah mengalami pergeseran menarik menuju bahan-bahan eksotis berkualitas tinggi. Setelah wagyu, kaviar, dan truffle sempat mendominasi, kini giliran Abalon Wando asal Korea Selatan yang mencuri perhatian para chef ternama dan penikmat kuliner kelas atas di Jakarta.

Abalon merupakan jenis kerang laut bernilai tinggi yang menjadi bahan utama dalam berbagai hidangan khas Pulau Jeju, Korea Selatan. Selain kerap disajikan mentah sebagai sashimi, abalon juga dikenal dalam bentuk bubur nasi yang disebut jeonbokjuk.

Dikenal kaya gizi, rendah kolesterol, dan tinggi protein, abalon menjadi favorit di berbagai negara seperti Jepang, Amerika Serikat, Kanada, hingga negara-negara Eropa.

Kehadiran bahan laut premium ini diperkenalkan melalui “Abalon Wando Premium Tasting Event” yang berlangsung pada 25–27 Oktober 2025 di Jakarta.

Acara ini digelar oleh Korean Abalone Export Association bekerja sama dengan J&I International, menghadirkan para chef hotel bintang lima, pemilik restoran fine dining, serta pembeli bahan kuliner kelas premium.

Dalam acara tersebut, para tamu disuguhi lima menu modern fusion berbahan utama abalon, antara lain Abalone Steak Barigoule Style, Abalone Risotto, Beignet of Abalone, Sautéed Abalone with Escargot Butter, dan Abalone & Sea Urchin Cream Pasta

Chef lokal yang hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas bahan tersebut. 

“Abalon Wando punya karakter rasa yang mewah tapi tetap fleksibel untuk dikreasikan sesuai selera lokal,” ujar salah satu peserta.

Selain sesi cicip, acara ini juga menghadirkan konsultasi eksklusif antara koki dan pembeli mengenai logistik, penyimpanan, hingga distribusi abalon hidup.

Para pelaku industri menilai abalon Wando bisa memperkaya variasi bahan laut segar di restoran fine dining Indonesia, seiring meningkatnya pengaruh budaya Korea dalam gaya hidup dan kuliner Tanah Air.

Ketua Korean Abalone Exporters Association, You Jeong-yeon, menyebut acara ini sebagai langkah awal internasionalisasi abalon Wando di kawasan Asia Tenggara.
“Respons positif dari hotel dan restoran premium Indonesia menunjukkan potensi besar pasar kuliner mewah di sini,” ujarnya dalam siaran pers.

Melihat kesuksesan acara ini, asosiasi berencana memperluas promosi ke Malaysia, Thailand, dan Singapura, sekaligus mengembangkan menu kolaboratif K-Seafood bersama chef lokal.

“Pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia, sedang tumbuh pesat dalam tren kuliner premium. Kami akan memperluas ekspor abalon Wando secara signifikan mulai 2026,” tambah You Jeong-yeon menutup acara.

Kini, Abalon Wando tidak hanya menjadi bahan laut eksklusif, tetapi juga simbol gaya hidup kuliner modern yang memadukan cita rasa Korea dengan selera mewah konsumen Indonesia.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN