4 Ramuan Herbal Cocok Dikonsumsi Saat Musim Hujan, Hangatkan Tubuh dan Jaga Daya Tahan Alami

Ket. Foto ilustrasi wedang jahe

Doc: Freepik

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Musim hujan sering kali membawa udara dingin, perubahan suhu yang drastis, serta meningkatnya risiko penyakit seperti flu, batuk, dan masuk angin.

Untuk menjaga tubuh tetap bugar, banyak orang beralih pada ramuan herbal tradisional yang dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh secara alami.

Indonesia memiliki kekayaan rempah dan tanaman obat yang berlimpah, dan beberapa di antaranya dapat diolah menjadi minuman hangat penangkal dingin.

Berikut empat ramuan herbal yang cocok diminum saat musim hujan.

1. Wedang Jahe

Wedang jahe merupakan minuman tradisional yang sudah dikenal luas sebagai penghangat alami tubuh.

Jahe memiliki senyawa gingerol dan shogaol yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi, membantu meredakan peradangan serta melawan infeksi virus dan bakteri.

Bahan:

Beberapa ruas jahe segar (geprek)

Air secukupnya

Madu atau gula merah (opsional)

Cara membuat:
Rebus jahe yang sudah digeprek ke dalam air hingga mendidih. Setelah aromanya keluar, saring dan tuangkan ke dalam gelas. Tambahkan madu atau gula merah sesuai selera untuk memberi rasa manis alami.

Manfaat:
Wedang jahe membantu menghangatkan tubuh, melancarkan peredaran darah, serta mengurangi rasa mual dan gejala flu ringan.

2. Bir Pletok

Minuman khas Betawi ini dikenal sebagai “bir tanpa alkohol”. Rasa hangat dan aromanya yang khas berasal dari perpaduan rempah seperti jahe, lada, kapulaga, dan kayu secang.

Bahan:

Jahe (geprek)

Lada putih

Kulit kayu secang

Kapulaga

Cengkeh

Gula merah atau gula pasir

Cara membuat:
Rebus semua bahan bersama air hingga mengeluarkan warna merah alami dari kayu secang. Setelah mendidih, saring dan sajikan selagi hangat.

Manfaat:
Bir pletok tidak hanya menghangatkan tubuh, tetapi juga membantu meningkatkan stamina, memperbaiki sirkulasi darah, dan melindungi tubuh dari infeksi.

3. Kunyit Asam dan Teh Kayu Manis

Kunyit asam adalah kombinasi segar yang kaya kurkumin, zat aktif yang berfungsi sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Sementara kayu manis mengandung cinnamaldehyde yang membantu menstabilkan gula darah dan melawan bakteri.

Bahan kunyit asam: Kunyit segar, asam jawa, gula merah, dan air.
Cara membuat: Rebus semua bahan, saring, lalu minum hangat-hangat.
Bahan teh kayu manis: Bubuk atau batang kayu manis, air panas, dan madu.
Cara membuat: Seduh kayu manis dalam air panas, diamkan beberapa menit, lalu tambahkan madu.

Manfaat:
Keduanya membantu meningkatkan daya tahan tubuh, memperlancar metabolisme, serta menjaga keseimbangan hormon dan energi selama musim dingin.

4. Sambiloto

Tanaman ini dikenal dengan rasa pahitnya, tetapi di balik itu tersimpan khasiat luar biasa untuk sistem imun.

Bahan:

5–7 lembar daun sambiloto

2 gelas air

Cara membuat:
Rebus daun sambiloto hingga air tersisa sekitar satu gelas. Dinginkan sebelum diminum.

Manfaat:
Sambiloto membantu mengatasi gejala flu, batuk, dan infeksi ringan berkat kandungan andrographolide yang bersifat antimikroba dan imunostimulan.

Dengan rutin mengonsumsi ramuan herbal ini, tubuh akan lebih siap menghadapi perubahan cuaca. Selain memberi kehangatan, bahan-bahan alami tersebut membantu memperkuat pertahanan tubuh tanpa efek samping bahan kimia.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN