Lee Yi Kyung Jadi Korban Fitnah Digital, Percakapan Cabul Ternyata Buatan AI
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kabar mengejutkan datang dari industri hiburan Korea Selatan. Seorang perempuan yang sempat menuduh aktor sekaligus komedian Lee Yi-kyung melakukan percakapan cabul dengannya akhirnya mengakui bahwa seluruh bukti yang ia sebarkan adalah hasil rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Rekomendasi juga buat kamu:
Dalam dua unggahan di platform X (sebelumnya Twitter) pada Selasa (22/10), perempuan tersebut—yang sebelumnya mengaku sebagai warga Jerman yang belajar bahasa Korea secara otodidak mengatakan bahwa semua kisah yang ia buat berawal dari sebuah “lelucon”. Tak lama setelah pengakuan itu diposting, akun miliknya langsung dihapus.
“Halo orang-orang Korea, seperti yang kalian tahu, saya baru-baru ini mengunggah banyak foto tentang aktor Lee Yi-kyung. Saya tidak menyangka unggahan yang awalnya hanya sebuah candaan bisa mendapat perhatian sebesar ini. Namun seiring saya terus menulis dan menggunakan foto buatan AI, saya mulai merasa semuanya tampak semakin nyata,” tulisnya dalam unggahan pertama.
Dalam unggahan kedua, ia melanjutkan permintaan maafnya.
“Saya benar-benar meminta maaf karena telah menyebarkan rumor jahat tentang aktor Lee Yi-kyung. Apa yang bermula dari rasa kagum seorang penggemar berubah menjadi keterlibatan emosional yang berlebihan. Saya merasa bersalah karena hal yang saya mulai untuk bersenang-senang kini tampak seperti kenyataan. Jika ada tanggung jawab yang harus saya pikul, saya siap menerimanya.”
Sebelumnya, perempuan itu mengklaim melalui blog pribadinya bahwa dirinya menjalin komunikasi pribadi dengan Lee Yi-kyung (36 tahun), aktor yang dikenal melalui drama Marry My Husband (2024).
Ia bahkan membagikan tangkapan layar percakapan berisi pesan cabul dan permintaan foto tubuh, yang kemudian viral di media sosial.
Meskipun unggahan tersebut telah dihapus, tangkapan layar palsu itu sempat menyebar luas dan menimbulkan gelombang reaksi negatif terhadap sang aktor.
Agensi Sangyoung Entertainment, tempat Lee Yi-kyung bernaung, segera membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyatakan akan menempuh jalur hukum.
Media lokal juga melaporkan bahwa perempuan yang sama pernah mengirim konten serupa beberapa bulan sebelumnya, disertai permintaan uang, namun kemudian menarik kembali klaimnya serta meminta maaf karena menyebarkan informasi palsu.
Dalam pengakuan lain di blognya, perempuan itu mengaku melakukan tindakan tersebut karena mengalami kesulitan finansial. Ia berdalih ingin “mencegah perempuan lain menjadi korban”, meski belakangan terbukti semua konten yang ia buat dihasilkan dari teknologi AI image generator.
Menariknya, sehari sebelum mengaku, perempuan tersebut masih sempat bersikeras bahwa tuduhannya benar, dengan menulis:
“Saya memang pernah menulis kepada agensinya bahwa semua itu kebohongan, dan itu benar—saya melakukannya karena diancam akan digugat oleh pihak Lee Yi-kyung. Mungkin terdengar seperti kebohongan, itulah sebabnya saya berusaha mengumpulkan lebih banyak bukti dan informasi.”
Kini, dengan pengakuan terbuka tersebut, publik menyoroti bahaya penyalahgunaan teknologi AI dalam menciptakan fitnah digital yang tampak realistis.
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi industri hiburan Korea akan potensi destruktif teknologi jika digunakan tanpa etika dan tanggung jawab.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Lee Yi Kyung Jadi Korban Fitnah Digital, Percakapan Cabul Ternyata Buatan AI .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!