Kisah Haru di Balik Kepergian Timothy Anugerah, Netizen Kenang Sosoknya yang Sopan dan Penuh Empati
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Di tengah viralnya kabar duka tentang Timothy Anugerah Saputra (22), mahasiswa Universitas Udayana yang ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengakhiri hidup akibat bullying, muncul berbagai kesaksian dari orang-orang yang pernah mengenalnya.
Salah satunya datang dari seorang netizen di akun Instagram @nehemiaesa, yang membagikan kenangan manis saat bekerja bersama Timothy.
Cerita ini viral dan menambah kesedihan publik yang sebelumnya sudah tersentuh oleh unggahan 'Rencana Kuliahku' buatan Timothy.
Sosok Sopan dan Rendah Hati
Dalam unggahannya yang disebarkan ulang oleh akun X (Twitter) @kempliI, Nehemia bercerita bahwa Timothy pernah magang di salah satu yayasan tempat ia bekerja.
Ia menggambarkan Timothy sebagai sosok yang sopan, rendah hati, dan sangat bijak dalam berpikir serta berinteraksi dengan orang lain.
"Dulu Timothy pernah magang di yayasan tempat aku kerja, anaknya sopan, baik, dan kita sering ngobrol dan tukar pikiran. Dia anak yang thoughtful banget sama anak-anak kantor. Dia nggak judgemental sama sekali," tulis Nehemia dalam unggahan tersebut.
Sering Terlibat Kegiatan Sosial

Lebih lanjut, Nehemia juga menceritakan bahwa Timothy ikut terlibat dalam kegiatan sosial, termasuk penyuluhan bagi kelompok masyarakat berisiko tinggi seperti waria, gay, dan pekerja seks.
Rekomendasi juga buat kamu:
Menurutnya, Timothy menunjukkan empati yang luar biasa terhadap semua orang tanpa membeda-bedakan.
"Bahkan dia ikutan kegiatan kami juga, penyuluhan untuk teman-teman risiko tinggi. And he leaned a lot, and we leaned a lot too from him. Rest in love, brother," lanjutnya.
Unggahan ini kemudian menyebar luas dan menuai ribuan respons dari warganet. Banyak yang merasa tersentuh karena kesaksian tersebut menggambarkan sisi lain Timothy yang jarang diketahui publik, seorang pemuda dengan hati lembut dan kepedulian tinggi, namun menyimpan kesepian mendalam.
Sebelumnya, publik dibuat pilu oleh temuan catatan Rencana Kuliahku yang diduga dibuat oleh Timothy. Dalam daftar itu, ia menulis target sederhana untuk tiap semester, dan dari semester 1 hingga semester 3, ia selalu menuliskan hal yang sama, yaitu mencari teman.
Catatan tersebut kini menjadi simbol kesepiannya dan memicu perbincangan luas tentang krisis pertemanan dan kesehatan mental mahasiswa.
Kini, tagar #RestInLoveTimothy ramai digunakan oleh warganet sebagai bentuk penghormatan terakhir. Banyak yang berharap tragedi ini menjadi pelajaran penting bagi dunia pendidikan dan masyarakat, agar tidak ada lagi mahasiswa yang merasa sendirian hingga memilih jalan tragis.
Timothy mungkin telah pergi, namun kebaikan dan empatinya akan terus hidup dalam kenangan mereka yang pernah mengenalnya.***
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Kisah Haru di Balik Kepergian Timothy Anugerah, Netizen Kenang Sosoknya yang Sopan dan Penuh Empati .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!