Choi Siwon Dikecam, Diduga Sebarkan Konten Islamofobia hingga Diminta Mundur dari Super Junior

Doc: Tangkapan Layar

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Choi Siwon, salah satu personel grup musik legendaris Super Junior, tengah menghadapi badai kontroversi setelah unggahannya di media sosial menuai kritik keras.

Ia membagikan ulang sebuah video dari akun @reformedbychrist yang menampilkan sekelompok jemaat diduga umat Kristen Nigeria sedang beribadah di sebuah gereja yang rusak berat.

Dalam keterangan video, tertulis narasi: “Umat Kristen Nigeria menolak melepaskan iman mereka setelah kaum Islamis membakar gereja mereka hingga rata dengan tanah.”

Unggahan tersebut segera memicu reaksi negatif karena dianggap mengandung unsur SARA dan bernuansa islamofobia.

Banyak netizen menilai Siwon bersikap diskriminatif dengan hanya menyoroti penderitaan umat Kristen, namun menutup mata terhadap tragedi serupa yang menimpa umat lain, termasuk kehancuran gereja di Gaza akibat konflik.

Tak butuh waktu lama, warganet mulai melontarkan kritik pedas. “Siwon terus menunjukkan islamofobia-nya. Sementara di Palestina, gereja-gereja dihancurkan Israel, tapi Choi Siwon memilih diam,” tulis salah satu komentar. 

Bahkan tagar #SIWONOUT sempat menjadi trending, menandakan banyak penggemar mendesaknya mundur dari Super Junior.

Rasa kecewa penggemar pun semakin membesar. “Siwon dengan ceroboh memicu #SIWONOUT, menunjukkan bahwa ia tidak belajar apa pun dari protes sebelumnya. Ia sudah jadi wajah penghinaan bagi grup favorit kita,” cuit seorang penggemar di X (Twitter).

Ini bukan kali pertama pria kelahiran 1986 itu tersandung isu sensitif. Sebelumnya, ia pernah menuai sorotan karena menyatakan dukungan terhadap Charlie Kirk, aktivis politik Amerika Serikat yang dikenal dekat dengan Donald Trump dan kerap melontarkan pernyataan kontroversial.

Hingga kini, pihak manajemen SM Entertainment belum memberikan pernyataan resmi terkait polemik terbaru yang melibatkan Choi Siwon.

Namun, gelombang kritik semakin deras, bahkan sebagian penggemar internasional menyerukan agar idol sekaligus aktor tersebut mempertimbangkan langkah serius, termasuk kemungkinan mundur dari Super Junior demi menjaga nama baik grup.

Kasus ini menjadi sorotan luas karena menyangkut isu agama yang sangat sensitif. Banyak pihak mengingatkan publik untuk lebih bijak dalam menyebarkan konten sensitif, terutama figur publik yang memiliki jutaan pengikut di seluruh dunia.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN