JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Tasya Farasya kembali menjadi sorotan publik, bukan hanya karena statusnya sebagai beauty influencer papan atas, tetapi juga karena kisruh rumah tangganya dengan Ahmad Assegaf.
Di tengah permintaan nafkah simbolis sebesar 100 perak yang ia ajukan ke pengadilan, Tasya tetap memperlihatkan citra elegan dalam setiap penampilannya.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah ketika Tasya terlihat mengenakan Van Cleef & Arpels Perlee Clovers Bracelet, medium model in 18K white gold with diamonds.
Dilansir dari laman Instagram @fashion_selebriti, gelang mewah tersebut dibanderol sekitar Rp519.750.000, jumlah yang fantastis dan mencerminkan gaya hidup kelas atas yang identik dengannya.
Aksesori ini menjadi pelengkap gaya personal Tasya yang kerap memadukan busana modern dengan sentuhan glamor berkelas.
Koleksi Terbatas
Van Cleef & Arpels sendiri dikenal sebagai rumah perhiasan legendaris asal Prancis yang hanya memproduksi koleksi terbatas, sehingga setiap item memiliki nilai eksklusivitas tinggi.
Seri Perlee Clovers menonjolkan motif clover atau daun semanggi yang dipercaya membawa keberuntungan, dipadu detail emas putih 18 karat serta kilauan berlian yang menambah kesan mewah dan elegan.
Bagi Tasya, pemilihan gelang ini seakan menjadi simbol bahwa ia tetap ingin tampil percaya diri dan berdaya, meski tengah menghadapi permasalahan pribadi.
Minta Nafkah 100 Perak
Rekomendasi juga buat kamu:
Di sisi lain, permintaan nafkah 100 perak dari Tasya kepada Ahmad Assegaf sempat mengundang perbincangan publik.
Banyak yang menilai angka itu bukanlah wujud kebutuhan materi, melainkan lebih sebagai pernyataan simbolis dalam proses hukum perceraiannya.
Kontras antara nilai gelang ratusan juta dengan tuntutan nafkah bernilai hampir tak seberapa menciptakan dinamika unik yang menjadi buah bibir di media sosial.
Bagi sebagian orang, gelang mewah tersebut mencerminkan konsistensi Tasya dalam mempertahankan standar gaya hidupnya.
Namun, bagi Tasya sendiri, bisa jadi perhiasan hanyalah bentuk ekspresi diri dan apresiasi terhadap karya seni perhiasan internasional, bukan sekadar alat pamer.
Kisah Tasya Farasya ini menegaskan bagaimana figur publik sering kali berada di persimpangan antara kehidupan pribadi dan citra publik.
Di tengah badai rumah tangga, ia tetap tampil anggun dan tegar, membuktikan bahwa keindahan bisa berjalan beriringan dengan perjuangan.***
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Minta Nafkah 100 Perak, Tasya Farasya Malah Pamer Gelang Rp519 Juta! .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!