Apa Itu Lyme Disease, Penyakit yang Diderita Bella Hadid Sejak Usia 14 Tahun

Doc: Instagram/bellahadid

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Bella Hadid, supermodel papan atas yang kerap tampil di panggung mode dunia dan menjadi wajah brand ternama seperti Dior serta Versace, ternyata menyimpan kisah perjuangan yang tidak banyak diketahui publik.

Di balik gemerlap dunia hiburan, Bella bertahun-tahun berjuang melawan penyakit Lyme, kondisi kronis yang menyerang fisik sekaligus mentalnya.

Penyakit yang ditularkan melalui gigitan kutu ini membuat Bella mengalami kelelahan ekstrem, nyeri sendi, kecemasan, hingga brain fog yang sering kali mengganggu aktivitasnya.

Gejala tersebut bahkan sempat membuatnya sulit beraktivitas normal. Sang ibu, Yolanda Hadid, yang juga pernah membintangi The Real Housewives of Beverly Hills, menyebut penyakit ini bisa membuat seseorang benar-benar tak berdaya.

“Hidup tidak selalu seperti yang terlihat dari luar,” ungkap Bella saat menerima penghargaan keberanian di Global Lyme Alliance Gala pada 2016, dilansir dari People (19/9). 

“Bagian tersulit dari perjalanan ini adalah dinilai dari penampilan, bukan dari apa yang sebenarnya dirasakan," lanjutnya.

Bella pertama kali didiagnosis Lyme disease pada usia 16 tahun, meski gejalanya sudah dirasakan sejak usia 14 tahun. Lewat Instagram, ia bahkan sempat mengunggah daftar hampir 30 gejala yang dialaminya setiap hari, termasuk insomnia, sakit kepala, sensitif terhadap cahaya maupun suara, hingga perubahan berat badan.

“Setiap hari saya merasakan setidaknya 10 gejala tanpa absen,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Di tengah karier cemerlang, Bella tidak jarang harus menjalani perawatan intensif seperti infus, bahkan saat bersiap tampil di pemotretan. Pada September 2025, Yolanda memuji putrinya usai menjalani rawat inap.

“Kamu begitu berani dan pantang menyerah. Tidak seharusnya seorang anak menderita penyakit kronis tak tersembuhkan. Aku kagum dengan semangatmu,” tulis Yolanda di Instagram.

Mengenal Penyakit Lyme

Mengutip NHS, penyakit Lyme adalah infeksi bakteri yang ditularkan lewat gigitan kutu pembawa bakteri Borrelia burgdorferi. Di Amerika Serikat, penyakit ini kerap dibawa oleh kutu kaki hitam (deer tick), sementara di Eropa penyebabnya bisa berasal dari jenis Borrelia lain.

Kutu tersebut biasanya hidup di area hutan, semak, atau padang rumput lembap, dan paling aktif saat musim semi hingga awal musim gugur.

Karena ukurannya sangat kecil, gigitan kutu sering tidak disadari. Jika terlambat ditangani, infeksi dapat menyebar ke kulit, sendi, saraf, hingga jantung. Gejala berkembang bertahap mulai dari ruam khas berbentuk “bull’s-eye”, demam, hingga komplikasi serius seperti radang sendi kronis dan masalah neurologis.

Kisah Bella Hadid menjadi pengingat bahwa meski dunia luar melihat kilau kesuksesan, perjuangan melawan penyakit kronis bisa menjadi pertempuran yang tak terlihat.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN