Bongkar Rahasia Rumah Tangga, Tasya Farasya: Lebih Baik Lupa daripada Maafin

Doc: Instagram/@tasyafarasya

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Di tengah rumor perceraian dengan Ahmad Assegaf, pernyataan lama Tasya Farasya kembali jadi sorotan publik.

Beauty influencer papan atas ini ternyata pernah blak-blakan mengungkap cara dirinya menghadapi kesalahan sang suami. Menariknya, Tasya mengaku lebih memilih “melupakan” kesalahan daripada benar-benar “memaafkan”.

Pernyataan itu muncul dalam sebuah sesi tanya jawab yang sempat viral dan kemudian diunggah ulang akun Instagram @gosip_danu. Ketika ditanya, “Mana lebih penting, lupain atau maafin?”, Tasya dengan tegas menjawab tegas untuk 'Lupain.'

Jawaban tersebut sontak membuat banyak orang terkejut, sebab umumnya seseorang akan menjadikan “memaafkan” sebagai kunci menjaga keharmonisan rumah tangga. Namun Tasya punya alasan tersendiri.

“Karena ujung-ujungnya kenapa ya gue kesel sama dia, tapi ujung-ujungnya lupa,” ucap Tasya kala itu.

Ia menambahkan, dirinya memang tipikal orang yang lebih cepat melupakan detail sebuah masalah ketimbang mengingat setiap kesalahan kecil.

“Dibiarin aja, nanti juga lupa. Itu aku banget. Paling nanti kalau kejadian lagi baru inget. Sebenarnya bukan memilih untuk ngelupain, tapi aku orangnya tuh lupaan. Jadi yang aku inget itu cuma garis besarnya aja, nggak bisa kalau detail gitu,” ujarnya blak-blakan.

Publik Kaitkan dengan Isu Perceraian

Kini, setelah isu gugatan cerai Tasya terhadap Ahmad mencuat, banyak netizen kembali mengaitkan pernyataan tersebut dengan kondisi rumah tangganya.

Ungkapan Tasya tentang “melupakan kesalahan” dinilai mencerminkan sikapnya yang berusaha menghindari konflik berkepanjangan.

Beberapa warganet menilai, melupakan tanpa benar-benar memaafkan bisa saja menjadi bom waktu dalam pernikahan.

Ketika kesalahan serupa terulang, luka lama yang tak pernah benar-benar disembuhkan bisa kembali terasa.

“Kalau cuma dilupain tapi nggak dimaafin, berarti masalahnya nggak selesai. Bisa aja muncul lagi nanti,” tulis seorang pengguna media sosial.

Di sisi lain, ada pula yang justru memahami sikap Tasya. Menurut mereka, melupakan adalah bentuk kedewasaan, karena tidak semua hal perlu diperdebatkan.

“Kalau terus-terusan diingat, rumah tangga bisa penuh drama. Mungkin Tasya cuma tipe orang yang nggak mau ribut lama-lama,” komentar warganet lainnya.

Cerminan Sifat Pribadi

Pernyataan Tasya juga dianggap selaras dengan kepribadiannya yang dikenal santai dan apa adanya.

Sebagai sosok publik figur, Tasya jarang terlihat mengumbar konflik rumah tangga. Ia lebih sering menunjukkan sisi profesionalnya sebagai beauty influencer dengan konten seputar makeup, skincare, dan gaya hidup.

Namun, di balik keceriaan dan kesuksesannya, pernyataan sederhana tentang “melupakan” ini justru membuka sisi emosional Tasya yang jarang terekspos.

Ia tampak berusaha menjaga dirinya tetap tenang tanpa terlalu larut dalam kesalahan pasangan.

Menunggu Kejelasan

Hingga kini, isu perceraian Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf masih jadi tanda tanya besar. Baik Tasya maupun Ahmad belum memberikan klarifikasi langsung.

Sementara itu, publik terus menggali pernyataan-pernyataan lama Tasya yang dinilai bisa memberi gambaran tentang bagaimana ia menyikapi perjalanan rumah tangganya.

Apakah sikap “melupakan” kesalahan pasangan tanpa benar-benar memaafkan turut berperan dalam keretakan rumah tangga mereka? Ataukah itu hanya potret kepribadian Tasya yang memang mudah melepas hal-hal kecil?

Yang jelas, di tengah sorotan publik yang kian tajam, pernyataan Tasya Farasya ini menambah bumbu drama rumah tangganya dengan Ahmad Assegaf, membuat banyak orang semakin penasaran akan akhir kisah mereka.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN