Dugaan Skandal Pedofilia, Synchronize Festival Coret Harum Manis dari Lineup 2025
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Dunia musik indie Indonesia tengah diguncang isu serius. Nama Sulthon Kamil, vokalis sekaligus gitaris band Harum Manis, menjadi sorotan setelah diduga terlibat dalam kasus pedofilia.
Tuduhan ini mencuat setelah beredar tangkapan layar percakapan pribadi di platform X yang dikaitkan dengan dirinya. Isi percakapan tersebut memunculkan dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur, meski kebenarannya hingga kini masih diperdebatkan.
Kabar itu dengan cepat menyebar luas dan memicu kekecewaan banyak pihak, terutama para penggemar. Harum Manis sebelumnya dikenal sebagai duo dengan citra bersih, musik segar, dan karya unik.
Band ini terdiri dari Sulthon Kamil dan Adib Arkan, yang mulai naik daun sejak lagu perdana mereka, Hentikan Pernikahan Ini, viral pada awal 2024. Musik mereka dianggap berbeda karena memadukan nuansa pop dengan sentuhan klasik yang jarang ditemui di panggung indie.
Namun, reputasi positif itu runtuh seketika. Menyikapi kabar dugaan pedofilia, label Lamunai Records segera mengambil langkah tegas dengan memutus kontrak kerja sama bersama Harum Manis.
Keputusan ini dinilai sebagai upaya menjaga integritas label sekaligus merespons keresahan publik.
Pukulan lain datang dari panggung festival musik. Synchronize Festival 2025, yang sebelumnya menjadwalkan penampilan Harum Manis, resmi mencoret nama mereka dari daftar pengisi acara.
Padahal, band ini digadang-gadang sebagai salah satu penampil paling dinanti oleh penggemar musik indie tanah air.
Reaksi publik pun terbelah. Sebagian penggemar berharap kabar ini hanyalah kesalahpahaman atau fitnah, sementara yang lain menilai langkah tegas label dan panitia festival sudah tepat.
Menurut mereka, kasus ini menjadi peringatan bahwa industri musik tidak boleh menoleransi perilaku yang melanggar norma sosial maupun hukum.
Rekomendasi juga buat kamu:
Hingga saat ini, Sulthon Kamil belum memberikan klarifikasi resmi. Ketidakjelasan sikapnya membuat spekulasi semakin berkembang. Bagi Harum Manis, skandal ini jelas mengancam masa depan karier mereka yang baru saja menanjak.
Dampak kasus ini juga dirasakan lebih luas oleh komunitas musik indie. Banyak pihak menilai citra “indie movement” ikut tercoreng akibat ulah personal salah satu musisinya.
Lebih jauh, peristiwa ini memunculkan diskusi mengenai tanggung jawab moral musisi sebagai figur publik. Popularitas, bagi sebagian orang, bukan hanya soal karya, melainkan juga soal integritas dan perilaku di luar panggung.
Kini, nasib Harum Manis berada di ujung tanduk. Dunia musik indie harus menelan kenyataan pahit bahwa skandal pribadi bisa meruntuhkan karier dan merusak kepercayaan publik dalam sekejap.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Dugaan Skandal Pedofilia, Synchronize Festival Coret Harum Manis dari Lineup 2025 .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!