Dian Sastro Tampil di TIFF 2025, Bangga Kenakan Pin One Piece yang Jadi Simbol Perlawanan

Doc: Instagram/therealdisastr

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Aktris Indonesia Dian Sastrowardoyo kembali mencuri perhatian publik internasional ketika menghadiri Toronto International Film Festival (TIFF) ke-50 pada Rabu (10/9).

Dalam kesempatan itu, ia tampil elegan dengan balutan beskap dan rok rancangan Dior. Namun, yang paling menyita sorotan justru aksesori kecil yang dikenakannya yakni sebuah pin bergambar simbol bajak laut dari serial anime populer One Piece.

Berdasarkan unggahan akun Instagram @bazaarindonesia, Dian dengan bangga memperlihatkan pin tersebut kepada para fotografer saat berjalan di karpet merah.

Kehadirannya di TIFF kali ini untuk mewakili film The Fox King, hasil kolaborasi produksi Indonesia dan Malaysia yang dijadwalkan tayang pada 2025.

Film The Fox King di TIFF

Dalam film garapan sutradara Malaysia Woo Ming Jin tersebut, Dian Sastro beradu akting dengan aktor Idan Aedan. Keduanya memerankan tokoh utama dalam cerita yang menyingkap tema kehilangan, cinta, kerinduan akan kasih sayang, serta kompleksitas hubungan saudara kembar dengan pendekatan psikologis yang mendalam.

Film ini diproduseri oleh Yulia Evina Bhara dan terpilih sebagai salah satu dari 55 film dari 50 negara yang masuk dalam program “Centerpiece” TIFF. Dian mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan itu.

“Dapat berkolaborasi dengan filmmaker dan aktor negara tetangga adalah pengalaman yang saya syukuri dan banggakan,” ujarnya.

Pin One Piece dan Simbol Perlawanan

Pin One Piece yang dikenakan Dian tidak sekadar aksesori mode. Dalam beberapa tahun terakhir, simbol bajak laut dari serial karya Eiichiro Oda itu telah mendapat makna baru di Indonesia.

Bendera Straw Hat Pirate kerap dipakai sebagian masyarakat sebagai bentuk simbolik perlawanan terhadap ketidakadilan sosial dan politik.

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-80, sejumlah kelompok bahkan mengibarkan bendera One Piece di ruang publik. Aksi tersebut memicu respons aparat.

Salah satu kasus yang ramai diperbincangkan terjadi ketika seorang pemuda didatangi petugas usai mengunggah foto hormat kepada bendera One Piece yang ia pasang di rumah. Meski tidak ditangkap, benderanya disita, menimbulkan perdebatan di kalangan penggemar.

Anime One Piece sendiri bercerita tentang petualangan Monkey D. Luffy dan kelompok Straw Hat Pirates dalam mengejar impian menjadi raja bajak laut.

Bendera yang awalnya hanya simbol fiksi kini dipandang sebagian masyarakat sebagai representasi perjuangan melawan penindasan, sejalan dengan tema kebebasan dan perlawanan dalam cerita aslinya.

Dengan penampilannya di TIFF, Dian Sastro tidak hanya mengangkat perfilman Indonesia ke kancah internasional, tetapi juga menghadirkan simbol budaya populer yang kini sarat makna sosial.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN