5 Fakta Mengejutkan Film Wuthering Heights Versi Margot Robbie, Kisah Cinta Gelap yang Bikin Dunia Geger!

Ket. Margot Robbie dan Jacob Elordi dalam film Wuthering Heights

Doc: Warner Bros

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kisah cinta penuh tragedi dan balas dendam yang lahir dari pena Emily Bronte akhirnya kembali dihidupkan. Wuthering Heights, novel klasik berbalut romansa kelam, diadaptasi ulang ke layar lebar dengan nuansa baru yang jauh lebih provokatif dan relevan. Warner Bros baru saja merilis trailer resminya, membuat jagat maya langsung heboh.

Bagaimana tidak? Film ini disutradarai Emerald Fennell, sosok visioner di balik Promising Young Woman dan Saltburn. Lebih menarik lagi, dua bintang yang sedang naik daun, Margot Robbie dan Jacob Elordi, dipercaya membawakan kisah cinta terlarang ini. 

Film Wuthering Heights dijadwalkan tayang serentak di seluruh dunia pada 13 Februari 2026, tepat jelang Hari Valentine.

Inilah lima fakta paling panas soal Wuthering Heights versi terbaru yang wajib kamu tahu sebelum rilis!

1. Jacob Elordi Sebagai Heathcliff, Kontroversi Tak Terelakkan

Margot Robbie akan menjelma sebagai Catherine Earnshaw, perempuan keras kepala yang liar penuh gairah. Sedangkan Jacob Elordi dipercaya memerankan Heathcliff, tokoh misterius yang dibakar dendam. Namun keputusan ini memicu perdebatan sengit.

Dalam novel aslinya, Heathcliff digambarkan berkulit gelap dengan latar etnis ambigu: ada yang menyebut Romani, Afrika, hingga Asia Selatan. Elordi yang berkulit putih dianggap terlalu jauh dari bayangan Bronte. Netizen pun terbagi, sebagian mengkritik, sebagian lagi mendukung total.

2. Isu Rasial dan Kelas Sosial Dibongkar Lebih Dalam

Emily Bronte tak pernah menulis gamblang asal-usul Heathcliff, tetapi petunjuknya jelas, anak misterius berkulit gelap, ditemukan di Liverpool, pelabuhan besar perdagangan budak Atlantik. Karena penampilan dan status sosialnya, Heathcliff diperlakukan bukan sebagai manusia, bahkan dijuluki “it”.

Kisah cintanya dengan Catherine yang tak kesampaian menjadi simbol pahit ketidakadilan kelas dan rasial, tema yang masih relevan di era modern.

3. Perebutan Hak Tayang, Warner Bros. Menang Besar

Begitu proyek ini diumumkan, studio besar langsung berlomba. Netflix bahkan berani menawar hingga US$150 juta. Namun akhirnya Warner Bros. berhasil merebut hak tayang dengan angka lebih rendah yakni US$80 juta. Produksi dilakukan oleh MRC dengan LuckyChap, perusahaan milik Margot Robbie ikut turun tangan.

4. Emerald Fennell Siap Beri Sentuhan Brutal dan Segar

Setelah melahirkan film penuh kritik sosial seperti Promising Young Woman dan Saltburn, Fennell kembali dipercaya menggarap kisah penuh luka ini. Para pengamat yakin ia tak sekadar menyalin naskah klasik, melainkan memberi nafas baru yang lebih gelap, lebih emosional, tapi tetap menghormati intensitas tragedi aslinya.

5. Cinta, Dendam, dan Kehancuran Total

Bagi yang belum kenal kisahnya, Heathcliff, anak adopsi penuh misteri, tumbuh bersama Catherine. Mereka jatuh cinta, tetapi Catherine memilih menikahi Edgar Linton—lelaki kaya dari keluarga terhormat. 

Pengkhianatan itu membuat Heathcliff bersumpah membalas dendam. Ia kembali sebagai pria kaya raya dengan satu tujuan: menghancurkan keluarga Earnshaw dan Linton.

Inilah cinta yang bukan hanya menguras air mata, tapi juga menyalakan api kebencian yang membakar segalanya.

Bukan pertama kalinya novel ini diadaptasi, versi 2011 menampilkan Kaya Scodelario dan James Howson. 

Tapi dengan jajaran bintang kelas dunia serta sutradara yang dikenal berani, Wuthering Heights kali ini diprediksi bakal jadi adaptasi paling kontroversial sekaligus tak terlupakan.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN