Chika Jessica Ngamuk, Keponakannya Jadi Korban Salah Sasaran Polisi Saat Demo Unisba

Doc: Instagram/chikajessica88

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Presenter sekaligus aktris Chika Jessica menyampaikan kekesalannya terhadap tindakan represif oknum polisi yang salah sasaran dalam aksi demonstrasi di Bandung, Jawa Barat, pada Senin (1/9) malam.

Ia menuturkan bahwa keponakannya menjadi korban pemukulan meski sama sekali tidak terlibat dalam aksi tersebut.

Lewat unggahan di Instagram Stories, Chika mengungkapkan bagaimana peristiwa itu terjadi. “Semalam di Bandung, keponakan saya menjadi korban pemukulan polisi. Yang di mana polisinya sedang mengejar pendemo berlarian sambil memukul secara random,” tulisnya, dikutip Selasa (2/9).

Menurut Chika, saat kejadian sang keponakan baru saja pulang kerja dan tengah membeli jajanan di gerobak tahu bulat pinggir jalan. Namun tanpa alasan jelas, oknum polisi justru menyeret dan memukul kepalanya.

“Posisi ponakan saya baru pulang kerja dan sedang jajan di gerobak tahu bulat dan sedang diam. Tapi tiba-tiba diseret dan pukul kepalanya oleh polisi,” ujarnya.

Peristiwa itu tidak hanya menimpa keponakannya, tetapi juga seorang teman yang kebetulan bersamanya. Kendati sudah dijelaskan bahwa mereka hanyalah karyawan yang baru selesai bekerja, oknum polisi tetap memberikan hantaman.

“Bahkan teman-temannya pun sudah teriak, ‘Ini mah karyawan pak, baru pulang kerja’, tapi temannya malah ikut kena hantaman pentungan polisi juga,” beber Chika.

Akibat insiden tersebut, keponakan Chika mengalami trauma. Saat ditemui di Studio Trans TV pada Selasa (2/9), Chika menjelaskan bahwa kondisi sang keponakan masih harus dipantau.

“Dia trauma sih. Dia masih minum obat, sekarang lagi istirahat dan kita pantau terus,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Chika menambahkan bahwa lokasi tempat kerja sang keponakan berada cukup dekat dengan gedung DPRD Bandung, titik utama aksi demonstrasi malam itu. Hal inilah yang membuatnya berada di sekitar area ketika situasi menjadi ricuh.

Unggahan Chika Jessica langsung menuai perhatian publik. Banyak warganet menunjukkan simpati sekaligus mengkritik tindakan aparat yang dinilai berlebihan. Kejadian ini menambah panjang daftar keluhan masyarakat terkait salah sasaran dalam penanganan aksi unjuk rasa.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Bandung mengenai kronologi pasti maupun tindakan yang akan diambil terkait dugaan pemukulan terhadap warga sipil tersebut. Publik menanti tindak lanjut agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN