Tokoh Muda Way Kanan Bongkar Dugaan Kelompok Tani Fiktif: Skema Dana Rp60 Miliar Terungkap
Senin, 01 Sep 2025, 08:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM â Seorang tokoh muda dan aktivis sosial, Seno Aji, selaku Ketua Umum DPP Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD), mengungkap dugaan penyalahgunaan dana bantuan sosial (bansos) oleh Koperasi Produsen Tebu Rakyat (KPTR) RPM Way Kanan. Laporan resmi telah diajukan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung sehubungan dengan skema pinjaman bergulir yang diduga disalahgunakan oleh kelompok tani fiktif.
Menurut Seno Aji, dana bansos bersumber dari APBN tahun 2016 senilai Rp60 miliar, dengan bunga sekitar Rp32,4 miliar untuk periode 2017â2025. Diduga, dana tersebut disalurkan melalui skema pinjaman bergulir kepada sejumlah kelompok tani tebu yang tak memiliki legalitas resmi, serta tidak jelas kepemilikan lahan.
Investigasi DPP KAMPUD menemukan bahwa 19 orang yang mengaku sebagai ketua kelompok tani menjadi mediator penyaluran dana tanpa administrasi jelas dan ada indikasi formalitas belaka dalam pengembalian pinjaman. Penerima manfaat yang diwawancarai dengan inisial J alias Mcn dan E juga menegaskan tidak ada transparansi dalam pengelolaan dana tersebut.
Lebih memprihatinkan, KPTR RPM Way Kanan telah dinonaktifkan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Way Kanan sejak 10 Desember 2024, karena tidak melakukan Rapat Anggota Tahunan selama tiga tahun berturut-turut; status nonaktif ini memperkuat dugaan penyimpangan pengelolaan dana bansos.
Langkah selanjutnya, Kejati Lampung melalui bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) sedang melakukan telaah terhadap laporan resmi dari DPP KAMPUD. Seno Aji menekankan bahwa DPP KAMPUD akan terus memonitor perkembangan penanganan kasus serta memberikan pendampingan terhadap proses hukum.
Pengungkapan dugaan kelompok tani fiktif oleh tokoh muda Way Kanan (Seno Aji dari DPP KAMPUD) dan pelaporan resmi ke Kejati Lampung bisa dijabarkan dalam dua sisi utama yakni proses hukum dan tindakan advokasi masyarakat sipil.
Kasus ini semakin memperlihatkan peranan aktivisme muda dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah. Dalam situasi di mana dana publik diduga diselewengkan, keberanian tokoh muda seperti Seno Aji menjadi kunci untuk menyalakan kembali kesadaran kolektif mengenai pentingnya pengelolaan anggaran secara terbuka dan bertanggung jawab.
- Way Kanan
- kelompok tani fiktif
Redaktur: Nuraini Andriani
Penulis: Nuraini Andriani
Berita Terkait:
-
Tangisan Marshanda di Media Sosial Bikin Penggemar Khawatir, Singgung Pengalaman Eksploitasi
-
Profil dan Biodata Adhisty Zara, Eks Member JKT48 yang Baru Saja Resmi Menikah dengan Tsaqib
-
Koleksi UNIQLO x Cecilie Bahnsen Resmi Hadir di Indonesia, Hadirkan Sentuhan Feminin dan Romantis untuk Gaya Sehari-hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.