PSY Diperiksa Polisi Usai Diduga Terima Resep Xanax dan Stilnox Ilegal, Terungkap Sudah Konsumsi 3 Tahun
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Solois Korea Selatan yang dikenal lewat lagu Gangnam Style, PSY, akhirnya buka suara dan meminta maaf terkait tuduhan yang menyeret namanya dalam kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Layanan Medis. Ia disebut menerima resep obat psikotropika tanpa menjalani konsultasi langsung dengan dokter.
Kantor Polisi Seodaemun di Seoul pada Rabu (27/8) menyatakan telah mencatat keterangan dari PSY serta seorang profesor berinisial A, yang bekerja sebagai dokter di rumah sakit universitas.
Profesor A diduga menjadi pihak yang meresepkan obat tidur kepada PSY tanpa prosedur yang semestinya. Keduanya kini tengah diperiksa sebagai bagian dari penyelidikan.
Polisi juga melakukan penggeledahan dan penyitaan di rumah sakit tempat Profesor A bekerja setelah menemukan indikasi bahwa PSY mendapatkan resep untuk obat psikotropika jenis Xanax dan Stilnox.
Kedua obat tersebut dikategorikan sebagai obat dengan risiko tinggi karena dapat menimbulkan ketergantungan serta kecanduan.
Menurut hasil penyelidikan awal, PSY tidak secara langsung mengambil resep maupun obat tersebut. Ia disebut meminta manajernya untuk mengambil obat atas namanya sejak 2022 hingga baru-baru ini.
Praktik semacam ini menimbulkan dugaan pelanggaran karena aturan di Korea Selatan secara tegas melarang peresepan jarak jauh sejak 2021. Berdasarkan regulasi, pasien wajib mengambil obat sendiri, kecuali dalam kasus terbatas, misalnya melalui anggota keluarga atau pengasuh resmi.
Meski demikian, dalam kasus PSY, manajernya tidak tercatat sebagai pihak yang berhak mengambil obat tersebut. Hal inilah yang membuat penyidik menaruh kecurigaan adanya pelanggaran hukum yang berlaku.
Menanggapi pemberitaan yang berkembang, agensi PSY pada Kamis (28/8) merilis pernyataan resmi. Pihaknya mengakui kesalahan dan menyampaikan permintaan maaf kepada publik.
“Setelah meminta pihak ketiga mengumpulkan obat tidur khusus resep atas namanya jelas merupakan kesalahan dan kelalaian. Kami mohon maaf,” ujar perwakilan agensi.
Rekomendasi juga buat kamu:
Agensi juga menambahkan bahwa PSY selama ini memang menjalani perawatan medis untuk gangguan tidur kronis.
“PSY telah didiagnosis dengan gangguan tidur kronis dan telah minum obat tidur sesuai dengan resep tim medisnya,” imbuh pernyataan tersebut.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, dan pihak kepolisian belum menetapkan status hukum bagi PSY maupun Profesor A. Namun, dugaan pelanggaran Undang-Undang Layanan Medis diperkirakan akan menjadi sorotan besar, mengingat figur publik yang terlibat serta sensitivitas penggunaan obat psikotropika di Korea Selatan.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk PSY Diperiksa Polisi Usai Diduga Terima Resep Xanax dan Stilnox Ilegal, Terungkap Sudah Konsumsi 3 Tahun .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!