JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Fujianti Utami, atau akrab disapa Fuji, sudah sejak lama menjadi sorotan publik.
Sebagai adik ipar mendiang Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah, ia kerap menuai perhatian bukan hanya karena kiprahnya di dunia hiburan, tetapi juga lantaran komentar pedas dari haters.
Salah satu ejekan yang sering diarahkan kepadanya adalah istilah aura magrib, sebutan bernada merendahkan yang berulang kali menyeruak di media sosial.
Namun, ibunda Fuji, Dewi Zuhriati, tak tinggal diam. Dalam sebuah kesempatan, ia dengan lantang membela putri bungsunya itu.
Dewi menegaskan bahwa apa pun kata orang, Fuji tetap mendapatkan tempat istimewa di hati keluarga. Bahkan ia menekankan bahwa Fuji selama ini justru diratukan oleh keluarga, bukan dipandang rendah seperti yang kerap dituduhkan di dunia maya.
Aura Magrib, Sindiran yang Melekat
Istilah aura magrib menjadi semacam label yang dipaksakan kepada Fuji oleh sebagian netizen. Mereka beranggapan bahwa penampilan Fuji dianggap pucat atau tidak bersinar, sehingga muncul kalimat ejekan tersebut.
Meski awalnya mungkin dianggap candaan, nyatanya istilah itu berkembang menjadi bentuk perundungan yang menyakiti.
Fuji sendiri beberapa kali memilih diam atau menanggapinya dengan santai. Namun, sebagai seorang ibu, Dewi Zuhriati jelas memiliki perasaan berbeda.
Ia menyaksikan bagaimana anaknya kerap dijadikan bahan cibiran, padahal Fuji sudah berjuang keras menata hidup pasca kehilangan kakak ipar dan kakaknya, sekaligus merawat Gala Sky, keponakan yang kini menjadi pusat kasih sayang keluarga.
Rekomendasi juga buat kamu:
Diratukan oleh Keluarga
Dalam pernyataannya, Dewi Zuhriati menegaskan bahwa Fuji bukanlah sosok yang bisa diremehkan. Menurutnya, apa yang dilihat di luar sering kali tidak menggambarkan realitas di dalam. Fuji, kata Dewi, adalah anak yang penuh tanggung jawab, pekerja keras, dan selalu menjadi kebanggaan keluarga.
"Aku gak ngerasa anak aku itu magrib, karena anak ku itu di kami, di keluarganyak itu merasa cantik, jadi ratu bagi kami ya," ujarnya saat live streaming.
Kalimat tersebut sontak dianggap sebagai skakmat bagi para haters. Bagaimana pun juga, tempat terhormat dalam keluarga adalah hal yang tak bisa digoyahkan komentar miring dari luar.
Antara Kritik dan Dukungan Publik
Meski kerap jadi sasaran haters, karier Fuji di dunia hiburan terus berkembang. Ia aktif sebagai aktris, model, dan selebgram dengan jutaan pengikut.
Banyak brand ternama pun mempercayakan namanya sebagai wajah promosi. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan publik masih sangat besar.
Di sisi lain, Dewi Zuhriati juga berperan sebagai benteng emosional bagi Fuji. Sosoknya tegas, namun tetap penuh kasih.
Ia tak segan turun tangan ketika melihat putrinya diserang. Pernyataan diratukan oleh keluarga.
Kontroversi, cibiran, hingga ejekan adalah risiko yang tak bisa dilepaskan dari dunia selebritas. Namun, apa yang disampaikan Dewi Zuhriati menjadi pengingat bahwa dukungan keluarga adalah benteng terkuat menghadapi badai komentar negatif.
Bagi Fuji, haters boleh saja berteriak soal aura magrib, tetapi di balik itu, ia tetaplah ratu kecil yang dijunjung tinggi oleh keluarga besarnya. Dan dengan kasih sayang itulah, Fuji terus melangkah maju, membuktikan bahwa hujatan tidak akan pernah mampu meruntuhkan dirinya.***
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Geram Fuji Kerap Disebut Magrib, Dewi Zuhriati Skakmat Haters! .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!