Zayn Malik Ternyata Toxic? Ini Curhatan Mengejutkan Perrie Edwards Setelah 10 Tahun Bungkam

Ket. Perrie Edwards Buka-bukaan Soal Hubungannya yang Toxic dengan Zayn Malik

Doc: Perez Hilton

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Lebih dari satu dekade sejak kisah cinta mereka mencuri perhatian publik, Perrie Edwards akhirnya buka suara tentang hubungan masa lalunya dengan Zayn Malik. Dalam sebuah wawancara eksklusif di podcast We Need to Talk, mantan personel Little Mix itu mengungkap sisi gelap yang sempat tersembunyi di balik romansa penuh sorotan tersebut.

Zayn Malik dan Perrie Edwards bertemu saat keduanya masih sama-sama menapaki awal karier di industri musik melalui ajang pencarian bakat X Factor. Mereka mulai berkencan pada 2011 dan sempat bertunangan pada Agustus 2013, sebelum akhirnya berpisah pada 2015. Meski selalu tampil manis di depan kamera, rupanya hubungan mereka jauh dari kata ideal.

“Awalnya aku pikir semua yang kami alami dalam hubungan kami itu normal,” ujar Perrie dalam podcast tersebut. “Karena itu adalah hubungan pertamaku, cinta pertama. Aku pikir memang begitulah cinta terasa sedikit toxic, sedikit sakit, tapi ya mungkin itu cinta.”

Perrie mengakui bahwa butuh waktu lama untuk menyadari bahwa hubungan mereka tidak sehat. Setelah putus, ia sempat trauma dan enggan membuka hatinya lagi. “Aku bilang aku sudah selesai. Aku pikir aku tidak bisa menahan sakitnya. Patah hati itu benar-benar menghancurkan,” ungkapnya dengan jujur.

Kisah cinta mereka yang dulunya dianggap "goals" oleh banyak penggemar, ternyata menyimpan tekanan yang tak ringan. Ketika dua bintang besar mencoba menjaga hubungan di tengah sorotan media dan jadwal super padat, keintiman sering kali berubah menjadi beban.

“Berita itu ada di mana-mana. Itu mengikutiku seperti bau busuk,” tutur Perrie saat mengenang momen pasca perpisahan.

Kini, Perrie telah melangkah maju dengan kehidupan dan kariernya. Namun curhatan ini menjadi pengingat bahwa bahkan cinta pertama yang terlihat sempurna bisa menyimpan luka tersembunyi.

Sementara itu, Zayn Malik tampak tak bergemimg. Bahkan, baru-baru ini dirinya hanya menyinggung pengalaman pribadi selama bersama One Direction dalam lirik lagu barunya, “Fuchsia Sea”. Di situ ia menyampaikan bahwa meski berusaha keras dalam “grup yang sebagian besar berkulit putih”, ia tetap mendapatkan ejekan karena latar belakang Asia-nya.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN