Awan .Feast Tuai Sorotan Usai Bela Penonton yang Bawa Bendera One Peace di RI Fest 2025

Doc: Instagram/ffeast

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Awan, basis grup band .Feast yang memiliki nama asli Fadli Fikriawan, menjadi sorotan publik setelah keberaniannya menegur aparat kepolisian di panggung RI Fest 2025.

Insiden tersebut bermula ketika Awan melihat adanya penonton yang mendapat perlakuan kurang menyenangkan saat sedang menikmati pertunjukan musik.

Penonton diketahui melakukan moshing sambil membawa bendera dari animasi populer One Piece. Momen itu rupanya dipandang aparat sebagai tindakan yang mengganggu. Namun, Awan menilai reaksi aparat terlalu berlebihan. Dari atas panggung, ia pun bersuara lantang membela penonton.

“Saya lihat dari ujung mata saya ya. Gila, kayaknya orang moshing bawa bendera One Piece itu nggak usah dipukulin kali, Pak,” sindir Awan.

Tak berhenti di situ, Awan juga melontarkan kritik keras terhadap aparat yang dianggapnya menggunakan kekerasan di situasi yang seharusnya biasa saja.

“Gila, biasa aja di situ. Biasa aja, nggak usah dipukulin. Lu dibayar juga pakai duit-duit mereka,” ujarnya.

Menurutnya, moshing dalam konser bukanlah bentuk pelanggaran hukum. Ia menekankan bahwa yang seharusnya ditindak hanyalah tindak kejahatan seperti pencurian, bukan ekspresi kebebasan penonton musik.

“Lu ngadep sini, balik panggung. Biarin aja udah kalo selama nggak ada maling. Kalo maling lu pukulin. Kalo moshing, jangan,” tegasnya.

Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Awan juga menyentil kondisi bangsa yang menurutnya belum sepenuhnya merdeka. Ia menyinggung soal kebijakan pajak yang semakin membebani masyarakat.

“17-an ya bentar lagi, masih kayak gitu. Pajak aja ditarikin makin gede. Katanya bangsa yang besar, besar pajaknya. Gila, gila,” katanya.

Meski sadar bahwa pernyataan terbuka di atas panggung bisa menimbulkan risiko, Awan tetap teguh. Ia bahkan menantang konsekuensi yang mungkin timbul.

“Udah ntar tangkep gua. Yang kayak gini-gini kan ya tiba-tiba ada yang DM, ‘Kamu lokasi dimana?’” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Awan menyinggung soal kebebasan berekspresi yang seharusnya dijunjung tinggi.

“Katanya bangsa yang besar tapi takut sama bendera One Piece,” pungkasnya.

Video momen Awan tersebut dengan cepat menyebar di media sosial. Banyak warganet yang memberikan pujian atas keberaniannya menyuarakan kritik sekaligus membela penonton yang tidak melakukan pelanggaran.

Sikap vokalisasi lantang Awan pun kini menjadi perbincangan hangat di kalangan publik dan pecinta musik Indonesia.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN