Demi Drakor Boys Over Flowers Rela Jadi Pembelot, Gadis Korea Utara Ini Rela Pertaruhkan Nyawa untuk Kabur!
Ket. Potret Kang Nara rela jadi pembelot Korea Utara usai nonton drama Korea Boys Over Flowers
Doc: Naver
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Siapa sangka, tontonan drama Korea (drakor) saat remaja bisa menjadi pemicu perubahan hidup yang luar biasa? Kang Nara, seorang wanita asal Korea Utara, membuktikan hal tersebut.
Pada usia 17 tahun, hidupnya berubah drastis setelah diam-diam menonton drama Korea Selatan Boys Over Flowers bersama teman-temannya. Drama romansa yang ikonik itu membuatnya menyadari betapa ketatnya aturan di negaranya dan betapa minimnya kebebasan yang ia miliki.
Terinspirasi dengan gaya para tokoh utama, Kang Nara memotong poninya dan memperpendek roknya, meniru gaya remaja Korea Selatan. Namun, tindakan ini tak berakhir manis.
Ia dipermalukan di depan seluruh sekolah dan dipaksa meminta maaf secara publik. Pengalaman itulah yang menjadi pemicu besar keputusannya untuk melarikan diri dari Korea Utara pada 2014, saat ia masih menempuh pendidikan di Universitas Seni Chongjin dengan impian menjadi anggota Eunhasu Orchestra, girl group resmi Korea Utara yang penuh tekanan dan propaganda.
“Saya merasa muak hidup dalam sistem yang tak memberi ruang untuk mengekspresikan diri,” ujar Kang Nara.
Meski tak bisa berenang, ia nekat menyebrangi Sungai Amnok demi menyusul ibunya yang lebih dulu melarikan diri ke Korea Selatan.
Kini, Kang Nara menjelma menjadi suara lantang para pembelot. Sejak 2021, ia aktif memberikan ceramah di kampus dan pangkalan militer Korea Selatan, membongkar sisi kelam kehidupan di Korea Utara, terutama soal kontrol ekstrem terhadap ekspresi dan pemikiran.
Tak berhenti di situ, sejak Oktober 2024, Kang Nara mulai mempelajari bahasa Inggris secara serius lewat Freedom Speakers International, organisasi di bawah Kementerian Unifikasi Korea Selatan yang fokus membekali para pembelot dengan keterampilan bahasa.
Kurang dari setahun kemudian, ia mampu menyampaikan kisah pelariannya dalam bahasa Inggris. Mimpinya kini adalah berbicara di TED Talks, membagikan kisah perjuangan dan membangkitkan kesadaran dunia tentang kekangan yang masih membelenggu masyarakat Korea Utara.
“Bahasa Inggris adalah jembatan untuk menyampaikan suara saya ke dunia. Saya ingin seluruh dunia tahu bahwa kami juga punya cerita yang perlu didengar,” tegas Kang Nara.
Rekomendasi juga buat kamu:
Kisah Kang Nara menjadi gambaran nyata kebebasan bukanlah hal sepele. Bagi sebagian orang, bahkan hanya untuk bisa bergaya seperti karakter drama, mereka harus mempertaruhkan segalanya, bahkan nyawa.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Demi Drakor Boys Over Flowers Rela Jadi Pembelot, Gadis Korea Utara Ini Rela Pertaruhkan Nyawa untuk Kabur! .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!