Potong Lambung 80 Persen Hingga Turun 13 Kg, Pratiwi Novianthy Ceritakan Pengalaman Operasi Bariatrik

Doc: Instagram/@pratiwinoianthy_real2

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pratiwi Novianthy, konten kreator yang dikenal dengan konten edukasi seputar isu sosial, baru-baru ini membagikan pengalaman menjalani operasi potong lambung atau dikenal dengan istilah medis operasi bariatrik. 

Keputusan Pratiwi ini menuai perhatian publik, mengingat operasi ini kerap dianggap sebagai jalan pintas untuk menurunkan berat badan. 

Namun, di balik popularitasnya, prosedur ini menyimpan berbagai dampak, baik positif maupun negatif bagi kesehatan.

Diakuinya ketika menjadi bintang tamu di acara Rumpi No Secret, wanita 31 tahun ini mengaku telah melakukan prosedur operasi yang memotong kurang lebih 80 persen bagian lambungnya.

"Udah turun 13 Kg, dipotong 80 persen kurang lebih," jelas Pratiwi dikutip Rabu, 06 Agustus 2025.

Dilakukan di Penang, Malaysia, konten kreator yang kerap menolong ODGJ ini mengaku jika pasca tindakan ia hanya bisa mengkonsumsi makanan bertekstur cair.

Apa Itu Operasi Potong Lambung?

Operasi potong lambung adalah prosedur bedah yang bertujuan mengurangi kapasitas lambung, sehingga porsi makan penderita obesitas menjadi lebih kecil dan rasa kenyang datang lebih cepat. 

Jenis operasi yang paling umum adalah Sleeve Gastrectomy, di mana sekitar 70-80% bagian lambung diangkat permanen. Hasilnya, lambung berbentuk seperti tabung kecil yang secara signifikan membatasi asupan makanan.

Keuntungan Kesehatan Operasi Potong Lambung

Penurunan Berat Badan Cepat dan Signifikan

Pasca operasi, pasien bisa kehilangan 50-70% berat badan berlebih dalam waktu 1-2 tahun. Bagi Pratiwi, ini menjadi langkah penting setelah metode diet dan olahraga konvensional tidak memberikan hasil optimal.

Berat badan yang turun drastis membuat aktivitas fisik menjadi lebih ringan. Risiko penyakit terkait obesitas seperti diabetes tipe 2, hipertensi, sleep apnea, hingga kolesterol tinggi juga ikut menurun.

Operasi ini mengurangi hormon ghrelin, hormon yang memicu rasa lapar, sehingga pasien secara alami tidak merasa ingin makan banyak.

Risiko dan Efek Samping Operasi Potong Lambung

Dengan kapasitas lambung yang mengecil, asupan nutrisi menjadi terbatas. Pasien wajib mengonsumsi suplemen seumur hidup untuk mencegah kekurangan zat besi, vitamin B12, kalsium, dan vitamin D.

Pasien harus menjalani pola makan ketat. Makanan berlemak, manis, atau terlalu besar porsinya dapat menyebabkan mual, muntah, atau kondisi dumping syndrome, yaitu makanan berpindah terlalu cepat ke usus.

Seperti prosedur bedah lainnya, ada risiko infeksi, pendarahan, hingga kebocoran pada sambungan lambung. Walaupun jarang, kasus ini tetap perlu diwaspadai.

Beberapa pasien mengalami perubahan citra diri yang drastis, yang bisa memicu gangguan psikologis seperti depresi atau gangguan makan jika tidak mendapat pendampingan mental yang baik.

Operasi potong lambung seperti yang dijalani Pratiwi Novianthy bukanlah solusi instan tanpa konsekuensi. Dibutuhkan komitmen jangka panjang untuk menjaga pola makan, gaya hidup sehat, serta kontrol medis berkala.

Bagi mereka yang telah berjuang melawan obesitas dengan berbagai cara namun gagal, operasi ini bisa menjadi jalan keluar yang menyelamatkan. Namun, edukasi yang utuh tentang risikonya harus menjadi prioritas sebelum memutuskan naik meja operasi.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN