Dituduh Mabuk dan Picu Cekcok, Artis Thailand Peck Palitchoke Jadi Korban Penikaman di SPBU Bangkok

Ket. Dituduh Mabuk dan Picu Cekcok, Artis Peck Palitchoke Jadi Korban Penikaman di SPBU Bangkok, Ini Kata Polisi dan Agensi

Doc: Instagram.com/peckpalitchokfcs

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kabar mengejutkan mengguncang industri hiburan Thailand. Penyanyi ternama Peck Palitchoke menjadi korban penikaman dalam sebuah insiden di Bangkok pada Minggu dini hari (3/8). Kejadian tersebut terjadi di sebuah SPBU sekitar pukul 01.27 waktu setempat dan kini telah ditangani oleh pihak kepolisian.

Menurut laporan, pelaku penikaman adalah seorang pria berusia 21 tahun yang kini telah menyerahkan diri kepada polisi, lengkap dengan barang bukti berupa sebilah pisau.

Akibat serangan tersebut, Peck mengalami luka sayatan cukup serius di dagu dan bahu, dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Agensi yang menaungi Peck, GMM Grammy dan White Music Label, memastikan bahwa kondisi sang artis sudah stabil pascaoperasi. Mereka juga meminta publik untuk menghormati privasi artis mereka selama masa pemulihan.

Dalam perkembangan terbaru, pihak kepolisian merilis potongan rekaman CCTV dari lokasi kejadian yang memperlihatkan rangkaian kejadian sebelum penikaman.

Terlihat Peck dalam kondisi diduga mabuk, berjalan sendirian di jalan raya sebelum naik ke bagian depan mobil pickup yang sedang melaju. Sopir kendaraan tersebut tampak panik dan memutuskan membelokkan mobil ke SPBU terdekat, yang menjadi tempat kejadian perkara.

Beberapa saat kemudian, pelaku datang ke lokasi dengan sepeda motor yang dikendarai bersama kekasihnya. Terjadi adu mulut antara Peck dan sopir pickup, namun suasana sempat mereda setelah Peck meminta maaf dan memeluk sopir tersebut.

Namun, tak lama kemudian, situasi kembali memanas. Entah karena salah paham atau provokasi, emosi Peck memuncak dan ia diduga menyerang pelaku. Pertikaian fisik pun tak terhindarkan hingga pelaku mengeluarkan pisau dan menikam Peck.

Pihak rumah sakit menyampaikan bahwa saat ini kunjungan terhadap Peck dibatasi untuk memungkinkan artis tersebut mendapatkan istirahat total. Diketahui, ia sempat menjalani operasi untuk menutup luka akibat tusukan tersebut.

Insiden ini menuai beragam tanggapan di media sosial. Banyak penggemar yang menyuarakan dukungan dan mendoakan kesembuhan Peck. Namun, sebagian warganet justru menyalahkan tindakan Peck yang dianggap memicu insiden tersebut.

Perdebatan panas pun mencuat, terutama setelah beredarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan kronologi lebih lengkap.

Dampak dari insiden ini juga menjalar ke dunia hiburan. Konser "Peck Palitchoke Forever Love Concert", yang sedianya digelar pada 16 Agustus 2025, dikabarkan kemungkinan besar akan ditunda.

Tim produksi konser belum memberikan pernyataan resmi, namun sejumlah sumber menyebutkan bahwa persiapan konser saat ini dihentikan sementara.

Sementara itu, Kolonel Polisi Naren Kruangsnaook selaku Kepala Kantor Polisi Hua Mak menyampaikan bahwa pihaknya telah menetapkan pelaku sebagai tersangka atas dua dakwaan, yaitu membawa senjata tajam tanpa izin dan melukai orang lain secara sengaja.

"Kami masih menyusun kronologi lengkap kejadian ini dan menunggu korban cukup pulih untuk bisa memberikan kesaksian langsung," ujar Kolonel Naren kepada wartawan.

Polisi juga menyatakan akan menelusuri kemungkinan adanya unsur kesengajaan atau provokasi lebih lanjut yang mungkin terjadi di balik peristiwa tersebut. Mereka meminta masyarakat tidak berspekulasi sebelum penyelidikan rampung sepenuhnya.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa ketenaran tidak selalu menjauhkan seseorang dari bahaya, dan bahwa situasi dapat berubah drastis dalam hitungan menit, bahkan bagi figur publik sekaliber Peck Palitchoke.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN