Tak Ingin Jadi Nenek, Nadya Hutagalung Larang Anak Punya Keturunan, Yakin Demi Selamatkan Bumi?
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pernyataan mengejutkan datang dari mantan model sekaligus ikon MTV Asia, Nadya Hutagalung. Wanita berdarah Batak Australia yang kini aktif sebagai aktivis lingkungan itu membuat publik tercengang dengan pandangannya soal keturunan.
Bukan nasihat umum seperti pendidikan tinggi atau kesuksesan karier, Nadya justru terang-terangan menyarankan anak-anaknya untuk tidak memiliki anak sama sekali!
Dalam acara bincang Kumar Vs The World, Nadya yang kini menetap di Singapura bersama suaminya, mantan atlet renang nasional Desmond Koh, mengutarakan gagasan yang kontroversial.
Ia merasa populasi dunia sudah terlalu padat dan tidak lagi mampu menampung pertumbuhan manusia yang terus meningkat. Bahkan, ia mengaku tidak tertarik menyandang status nenek di masa depan.
“Bukan sepenuhnya keputusan saya, tentu saja. Tapi saya menganjurkan mereka untuk tidak punya anak,” ujar Nadya, membuat sesama panelis dan penonton melongo.
Nadya, yang kini menjadi duta kehormatan untuk Program Lingkungan PBB, membesarkan tiga anak, Nyla (yang kini dikenal sebagai Alex), serta dua anak sambung, Tyrone dan Fynn.
Ia menekankan sebagai pecinta lingkungan, dirinya merasa perlu memikirkan masa depan bumi ketimbang ambisi menjadi nenek.
“Aku mencintai anak-anakku. Tapi dunia ini sudah terlalu penuh. Lingkungan kita sudah rusak parah dan aku tak yakin generasi mendatang bisa hidup lebih baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Nadya pun menceritakan pengalaman pribadi yang membentuk perspektifnya.
“Sebelum anak pertamaku lahir, aku menyelam di lautan yang penuh warna, karang-karang indah, ikan-ikan beragam. Tapi ketika menyelam lagi setelah dia lahir, pemandangannya berubah drastis. Karang rusak, ikan lenyap, plastik terapung di mana-mana. Rasanya seperti dua dunia yang berbeda,” tambah Nadya.
Rekomendasi juga buat kamu:
Pernyataannya itu sontak memicu reaksi panas dari netizen. Banyak yang menilai Nadya terlalu ekstrem dan pesimistis.
“Isu overpopulasi itu hoaks. Faktanya, segelintir orang kaya lah yang menguras sumber daya dunia,” tulis seorang warganet.
“Daripada larang anak punya anak, kenapa tidak ajari mereka hidup ramah lingkungan saja?” kritik yang lain.
Meski mendapat gelombang penolakan, Nadya tetap kukuh dengan keyakinannya.
Menurutnya, menjaga bumi lebih penting ketimbang memaksakan warisan biologis.
Di tengah dunia yang terus berubah, sikap berani Nadya membuka ruang diskusi tentang masa depan dan tanggung jawab generasi sekarang.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Tak Ingin Jadi Nenek, Nadya Hutagalung Larang Anak Punya Keturunan, Yakin Demi Selamatkan Bumi? .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!