Dulu Ogah Menikah, Cinta Laura dan Arya Vasco Akhirnya Bicara Soal Pernikahan!

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Di tengah gemerlap dunia hiburan, pasangan selebriti Cinta Laura dan Arya Vasco menjadi salah satu duo yang paling disorot. Sudah tiga tahun menjalin kisah cinta, keduanya tak luput dari pertanyaan klasik yang selalu mengemuka “Kapan nikah?”

Namun, jawaban Cinta Laura cukup tegas dan jujur. “Menurutku, nanti aja kalau udah siap,” ujarnya santai dalam sebuah wawancara baru-baru ini. Tak ada nada cemas, apalagi tekanan. Cinta dan Arya tahu betul bahwa pernikahan bukan sekadar soal cinta tetapi tentang kesiapan menyeluruh, secara emosional dan finansial.

Yang menarik, mereka sama sekali tidak takut dengan ide pernikahan. Justru, pengalaman melihat teman-teman terdekat menikah membuka mata mereka terhadap realitas yang sering tersembunyi di balik pesta meriah. “Repot juga ya ternyata. Plannya susah, bukan cuma nyari baju atau undang teman,” kata Cinta, yang selama ini dikenal sebagai pribadi perfeksionis dan penuh pertimbangan.

Arya Vasco mengamini hal itu. Bagi mereka, pernikahan bukan perlombaan. Meski usia keduanya sudah dianggap matang, mereka memilih untuk tidak tergesa-gesa. “Kami masih fokus ke karier masing-masing. Banyak hal yang ingin dicapai dulu secara profesional,” ungkap Cinta.

Bintang film The Philosophers ini juga menambahkan bahwa ia tak memiliki target khusus kapan harus menikah. "I’m ready, tapi kalau ditanya tanggal atau tahun, I have no idea. Kita belum sampai bahasan sejauh itu," jelas aktris berusia 31 tahun ini dengan senyum tenang.

Cinta dan Arya mulai berpacaran sejak tahun 2022. Dalam perjalanan cintanya, mereka tampak tak hanya saling melengkapi, tapi juga saling mendukung mimpi dan ambisi masing-masing. Untuk saat ini, mereka memilih menikmati proses tanpa tekanan sosial, tanpa terburu-buru.

Dulu, Cinta dikenal sebagai sosok independen yang tak mudah tunduk pada ekspektasi sosial, termasuk soal pernikahan. Ia pernah menyatakan bahwa pernikahan bukanlah sesuatu yang ia buru-buru capai, bahkan sempat merasa tidak terlalu perlu menikah jika belum menemukan alasan yang tepat.

Fokus utamanya selama ini adalah pengembangan diri, pendidikan, dan karier hal-hal yang menurutnya harus dituntaskan terlebih dulu sebelum berbicara soal komitmen seumur hidup.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN