Viral di TikTok! Cortisol Cocktail Ampuh Usir Stres, Fakta atau Cuma Sensasi?

Doc: Freepik

JAKARTA, KUCANTIK.COM - TikTok kembali mengguncang jagat kesehatan dengan tren minuman yang disebut Cortisol Cocktail.

Minuman segar ini diklaim mampu menurunkan stres, menenangkan tubuh, bahkan memperbaiki kualitas tidur. 

Nggak heran, banyak influencer kesehatan yang langsung menggaungkan manfaatnya. 

Tapi, seberapa valid klaim ini jika dilihat dari sisi sains?

Sebelum ikut-ikutan mencoba, penting untuk memahami dulu, apa itu sebenarnya kortisol?

Kortisol dikenal luas sebagai hormon stres, tapi sebetulnya hormon ini sangat penting untuk fungsi tubuh. 

Di pagi hari, kadar kortisol alami naik agar kita bisa bangun dan beraktivitas. Saat malam, kadarnya menurun sebagai sinyal tubuh untuk mulai rileks dan bersiap tidur.

Namun, saat tubuh mengalami stres berkepanjangan baik dari tekanan kerja, masalah emosional, olahraga berat, hingga kecemasan ritme alami kortisol jadi kacau. 

Hasilnya? Kortisol melonjak terus menerus, dan itu bisa memicu gangguan kesehatan dari susah tidur, kelelahan kronis, jantung berdebar, hingga gangguan mood. 

Bukan mitos, tapi reaksi evolusioner yang diwariskan dari zaman nenek moyang.

Di sinilah cortisol cocktail masuk sebagai solusi kekinian. Racikan ini terdiri dari air kelapa, perasan jeruk atau lemon, garam, bubuk magnesium, dan air soda. 

Minuman ini disarankan diminum malam hari untuk menenangkan tubuh dan menyeimbangkan kembali sistem tubuh yang tertekan.

Masing-masing bahan punya peran. Vitamin C dari jeruk penting karena mudah habis saat tubuh stres. 

Magnesium membantu sistem saraf lebih tenang. Air kelapa dan soda berfungsi sebagai hidrasi, sementara garam menggantikan elektrolit yang terbuang akibat stres.

Secara ilmiah, kandungan tersebut memang berdasar. Studi menunjukkan magnesium dapat menstabilkan sistem HPA (Hypothalamic-Pituitary-Adrenal) yang mengontrol stres. 

Vitamin C juga terbukti mampu menurunkan kadar kortisol secara signifikan. Karena stres menguras elektrolit, tambahan natrium lewat garam bisa membantu.

Jangan langsung menganggapnya sebagai ‘eliksir anti-stres’. Kandungan gula alami dari jus jeruk berpotensi menaikkan kadar gula darah dan justru mengganggu tidur. 

Belum lagi soda bisa bikin perut kembung. Maka, mengonsumsinya menjelang tidur tidak disarankan untuk semua orang.

Jika ingin mencoba, sebaiknya konsumsi di pagi atau siang hari. Atau, cukup penuhi nutrisi lewat makanan sehari-hari seperti paprika, brokoli, stroberi, serta suplemen magnesium yang tepat.

Satu hal penting yang tak bisa diabaikan: jangan jadikan minuman viral ini sebagai solusi tunggal. 

Mengatasi stres butuh pendekatan holistik dari olahraga ringan, meditasi, hingga terapi. Tubuhmu butuh istirahat dan perhatian, bukan sekadar tren sesaat.

Kalau tertarik, boleh coba. Tapi jangan biarkan hype mengaburkan logika. 

Karena kesehatan itu bukan sekadar viral, tapi soal kebiasaan yang berkelanjutan.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN