Viral! Awkarin Soroti Sampah di Gunung Agung, Serukan Pendaki Jaga Kebersihan Alam

Ket. Awkarin soroti sampah yang ada di gunung

Doc: Instagram.com/narinkovilda

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Selebgram dan influencer Karin Novilda Sulaiman, yang dikenal luas sebagai Awkarin, kembali jadi sorotan publik. Kali ini bukan karena gaya hidup atau kolaborasi fashion, melainkan karena unggahan video kritisnya soal tumpukan sampah di kawasan camp Gunung Agung, Karangasem, Bali.

Dalam video yang viral di media sosial, Awkarin memperlihatkan area perkemahan yang dipenuhi sampah. Ia tampak kecewa melihat kondisi lingkungan yang tercemar oleh ulah para pendaki yang tidak bertanggung jawab.

“Gue udah sampai di camp area tapi ngeliat camp areanya, jadi mager nge-camp. Liat deh, kotor banget. Sepanjang jalan dari tadi tuh kotor juga, ini namanya kelakuan kampung,” ucapnya sambil menunjuk tumpukan sampah.

Tak berhenti di situ, Awkarin juga mengajak para pendaki untuk lebih sadar menjaga kebersihan gunung.

“Ini bukan tempat sampah, guys. Ayo dong naik gunung jangan kampung yuk,” tambahnya tegas.

Gaya bicaranya yang lugas dan santai tak mengurangi pesan penting yang ingin disampaikan. Bahkan ia menambahkan candaan khas untuk memperkuat pesannya.

“Pokoknya siapa pun yang naik gunung, apa pun yang dibawa dari bawah, bawa lagi ke bawah. Yang ditinggalkan hanya jejak dan kenangan bersama mantan,” ujarnya sambil tersenyum.

Video ini langsung mengundang banyak komentar dari netizen yang mendukung penuh imbauan Awkarin. Banyak yang merasa miris melihat budaya membuang sampah sembarangan ikut naik ke gunung.

Warganet juga menyayangkan perilaku pendaki yang tidak memahami pentingnya menjaga kelestarian alam. Naik Gunung Bukan Sekadar Petualangan, Tapi Tanggung Jawab

Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya etika dan kesadaran saat beraktivitas di alam terbuka, terutama saat mendaki gunung. Berikut adalah aturan tidak tertulis yang wajib diingat dan dipatuhi para pendaki:

  1. Bawa Semua Sampah Turun Lagi
    Apa pun yang kamu bawa naik, harus kembali kamu bawa turun. Sampah plastik, bungkus makanan, atau sisa perlengkapan wajib dibuang di tempat yang semestinya.

  2. Jangan Tinggalkan Jejak yang Merusak
    Hindari mencorat-coret batu, merusak tanaman, atau meninggalkan simbol di pepohonan. Gunung bukan tempat untuk ‘meninggalkan nama’.

  3. Hormati Alam dan Satwa Liar
    Jangan ganggu habitat hewan liar atau merusak ekosistem. Alam adalah rumah bagi makhluk lain juga.

  4. Hindari Api Unggun Sembarangan
    Jika memang harus membuat api, pastikan dilakukan di tempat yang aman dan tidak membahayakan vegetasi sekitar. Selalu padamkan sebelum pergi.

  5. Jaga Kebersihan Sumber Air
    Gunakan air seperlunya, jangan mencemari sungai atau mata air. Air itu bukan hanya untukmu, tapi juga untuk pendaki lain dan makhluk hidup setempat.

  6. Etika Buang Air di Gunung
    Gali lubang dan tutup kembali jika tak ada toilet. Jangan biarkan tisu basah berserakan karena sulit terurai.

  7. Hormati Kearifan Lokal
    Gunung sering dianggap suci oleh masyarakat sekitar. Hormati adat, larangan, serta berpakaian dan bertutur kata dengan sopan.

Aksi Awkarin patut diapresiasi karena turut menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan. Gunung bukan sekadar tempat wisata atau ajang konten, tapi ruang hidup yang wajib dijaga bersama. Sudah saatnya budaya pendakian bergeser: dari sekadar menaklukkan puncak menjadi menjaga bumi tetap lestari.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN